
5. Baca buku secara interaktif
Membaca nyaring memperkenalkan kosakata yang mungkin jarang muncul dalam percakapan sehari-hari. AAP melaporkan bahwa membaca bersama anak memperkaya paparan kosakata dan kompleksitas bahasa. Tunjuk gambar, beri nama, ajukan pertanyaan sederhana, lalu ikuti komentar anak.
6. Gunakan lagu, permainan suara, dan rutinitas
Lagu berulang, permainan meniru bunyi hewan, mandi, berpakaian, dan membereskan mainan menyediakan pola kata yang mudah diprediksi. Gunakan kata kerja dan kata sifat, bukan hanya nama benda: “buka”, “tutup”, “basah”, “besar”, atau “pelan”.
7. Beri waktu untuk merespons
Setelah berbicara atau bertanya, berhentilah beberapa detik. Anak membutuhkan waktu untuk memproses kata dan merancang jawaban. Tatap wajahnya, dengarkan upayanya, dan respons gestur maupun bunyi seolah-olah itu bagian penting dari percakapan.
Kapan Perlu Berkonsultasi?
Diskusikan dengan dokter anak atau tenaga profesional bila anak tidak menunjukkan kemajuan komunikasi, sangat sulit memahami bahasa yang sesuai usianya, tidak mencoba menggunakan gestur atau bunyi untuk berkomunikasi, atau kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dimiliki. Pemeriksaan pendengaran juga penting karena pendengaran berperan dalam perkembangan bicara dan bahasa. Bila diperlukan, evaluasi dapat dilakukan oleh terapis wicara atau speech-language pathologist.
Rayakan Kemajuan Kecil dalam Percakapan
Kata pertama tumbuh dari ratusan interaksi kecil: tatapan, senyuman, suara yang ditiru, benda yang ditunjuk, cerita yang dibaca, dan respons orang tua yang hadir. Bunda tidak perlu menguji anak sepanjang hari. Jadikan bahasa sebagai bagian dari hubungan yang hangat. Ketika anak merasa didengar, ia mendapat alasan yang kuat untuk terus mencoba berkomunikasi dan menambah kosakata.
Bunda ingin melanjutkan stimulasi bahasa dengan aktivitas yang menyenangkan? Baca artikel Hallo Bunda tentang membaca buku interaktif, latihan meniru bunyi, serta perbedaan bahasa ekspresif dan reseptif. Pilih satu aktivitas yang paling sesuai dengan minat si Kecil hari ini.
FAQ (People Also Ask)
Kapan anak biasanya mengucapkan kata pertama?
Sebagian anak mulai mengucapkan satu atau dua kata sederhana menjelang usia 1 tahun. Namun, variasi perkembangan cukup luas dan perlu dilihat bersama kemampuan memahami, menggunakan gestur, serta kemajuan komunikasi lainnya.
Apa yang termasuk kata pertama anak?
Kata pertama adalah bunyi atau bentuk kata yang digunakan secara konsisten dan bermakna untuk merujuk pada orang, benda, tindakan, atau kebutuhan tertentu, meskipun pengucapannya belum sempurna.
Bagaimana cara menambah kosakata anak?
Bicarakan hal yang sedang diperhatikan anak, ulangi kata dalam konteks alami, perluas ucapannya, beri pilihan, membaca bersama, bernyanyi, dan beri waktu anak untuk merespons.
Apakah anak harus bisa mengucapkan 50 kata pada usia 2 tahun?
Angka milestone dapat menjadi panduan, bukan alat diagnosis tunggal. Perhatikan juga pemahaman bahasa, gestur, interaksi sosial, gabungan kata, dan pola kemajuan anak dari waktu ke waktu.
Kapan anak yang belum bicara perlu dibawa ke dokter?
Konsultasikan bila anak tidak menunjukkan kemajuan komunikasi, kesulitan memahami bahasa sesuai usia, tidak menggunakan gestur atau bunyi untuk menyampaikan maksud, atau kehilangan kemampuan yang pernah dimiliki.