Maka dari itu, Bunda dan Ayah harus selalu memperhatikan si Kecil jangan sampai anak-anak terjerumus pada permainan yang dilarang oleh agama dan pemerintah.
3 Bahaya yang Akan Terjadi Jika si Kecil Bermain Judi Online

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, secara khusus anak-anak merupakan kelompok usia lebih rentan mengalami kecanduan judi online.
Hal ini dikarenakan, bagian otak yang diperlukan untuk bisa berpikir panjang dan kritis belum benar-benar matang.
Oleh karena itu, anak-anak yang masih di bawah umur menjadi lebih impulsif dalam mengikuti kehendak tanpa pertimbangan, salah satunya dalam praktik judi ini.
Berikut ada beberapa dampak bahaya yang bisa terjadi jika sang buah hati bermain judi, di antaranya:
1. Aspek Psikologis
Judi online akan memiliki dampak yang berbahaya bagi psikologis sang buah hati, di mana mereka akan menjadi lebih rentan mengalami depresi dan kecemasan.
Kecanduan judi tersebut juga dapat berdampak serius terhadap kemampuan anak-anak untuk bisa fokus.
Tak hanya itu saja, sang buah hati juga tidak akan bisa mengontrol dirinya, dan mengambil sebuah keputusan.
2. Aspek Kesehatan Fisik
Ketika sang buah hati sudah kecanduan judi tersebut, maka aktivitas fisiknya akan cenderung lebih menurun seperti halnya dalam melakukan olahraga.
Hal tersebut bisa terjadi lantaran waktu mereka akan berkurang jauh karena dihabiskan untuk bermain dan memantau perkembangan judi.
3. Aspek Sosial
Terakhir, jika sang buah hati sudah kecanduan bermain judi online, maka aspek sosialnya juga akan terkena.
Di mana, dampaknya akan membuat sang buah hati menjadi anti sosial dan cenderung menghindari bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.
Kecanduan bermain judi dapat membuat si Kecil berhenti untuk mengerjakan tugas-tugasnya yang lebih penting.
Sehingga dalam hal ini dapat berdampak lebih jauh terhadap peforma akademik dan rasa kepercayaan dirinya.***