10 Latihan Mengikuti Instruksi yang Bisa Dilakukan Sambil Bermain

Syafaria Hadyandari
12 Min Read
Ibu melatih anak mengikuti instruksi sederhana sambil bermain balok
Ibu melatih anak mengikuti instruksi sederhana sambil bermain balok
Tahapan latihan mengikuti instruksi anak dari satu langkah hingga beberapa langkah
Tahapan latihan mengikuti instruksi anak dari satu langkah hingga beberapa langkah

6. Simon Says Versi Ramah Anak

Fokus stimulasi: Kontrol impuls, perhatian, mendengar aturan.

Untuk anak prasekolah, sederhanakan aturan. Awalnya semua arahan boleh dilakukan: “Simon bilang pegang hidung.” Setelah anak memahami pola, baru tambahkan beberapa arahan tanpa frase kunci.

Jangan menjadikan kesalahan sebagai eliminasi. Tujuan permainan adalah latihan kontrol diri dan mendengar, bukan menang-kalah.

7. Misi Dua Langkah dengan Benda

Fokus stimulasi: Working memory, urutan tindakan, bahasa.

Berikan dua langkah yang berhubungan: “Ambil sendok lalu taruh di meja.” Gunakan benda dan lokasi yang familiar. Jika anak hanya melakukan langkah pertama, ulangi dengan dukungan visual atau pecah kembali menjadi satu langkah.

Baca Juga  Menjadi Ibu yang Tenang di Tengah Kekacauan: Rahasia Mindful Parenting

Naikkan kompleksitas hanya setelah dua langkah konsisten. Tidak perlu buru-buru ke tiga langkah.

8. Memasak atau Menyiapkan Snack

Fokus stimulasi: Urutan, kosakata, mengikuti prosedur, kemandirian.

Pilih tugas aman: “Ambil pisang”, “taruh di piring”, “buang kulit ke tempat sampah”. Untuk preschooler, gunakan dua langkah sederhana. ASHA juga merekomendasikan kegiatan memasak sebagai kesempatan melatih mengikuti arahan.

Keselamatan lebih penting daripada target latihan. Hindari alat panas, tajam, atau bahan yang tidak sesuai usia.

9. Instruksi dalam Buku Cerita

Fokus stimulasi: Listening comprehension, kosakata, konsep.

Saat membaca, sisipkan arahan: “Tunjuk kucing”, “Cari anak yang pakai topi”, atau “Tunjuk mobil lalu tutup bukunya.” Jangan terlalu sering agar membaca tetap terasa menyenangkan.

Baca Juga  Latihan Meniru Bunyi: 7 Permainan Sederhana untuk Merangsang Bicara Anak

Gunakan pertanyaan dan instruksi sebagai bagian interaksi, bukan tes. Jika anak tidak menjawab, modelkan dan lanjutkan cerita.

10. Anak Jadi Pemberi Instruksi

Fokus stimulasi: Bahasa ekspresif, perspektif, perencanaan.

Setelah anak terbiasa mengikuti arahan, balik peran. Minta ia memberi Bunda instruksi membangun menara, menggambar bentuk, atau bergerak. Orang tua sengaja mengikuti kata-kata anak secara literal untuk menunjukkan pentingnya instruksi yang jelas.

Permainan ini membantu anak memahami bahwa memberi dan mengikuti instruksi adalah komunikasi dua arah.

Cara Menaikkan Level Instruksi Tanpa Membuat Anak Kewalahan

Level Contoh Keterampilan utama
1 langkah konkret “Ambil bola.” Memahami kata benda + tindakan
1 langkah + atribut “Ambil bola merah.” Seleksi informasi
1 langkah + lokasi “Taruh bola di meja.” Konsep spasial
2 langkah terkait “Ambil bola lalu taruh di kotak.” Working memory + urutan
2 langkah tidak langsung “Ambil buku lalu duduk di karpet.” Mempertahankan dua tindakan
3 langkah sederhana “Ambil buku, duduk, lalu buka halaman pertama.” Working memory lebih tinggi
Konsep urutan “Sebelum pakai sepatu, ambil kaus kaki.” Bahasa temporal + fleksibilitas
Baca Juga  Aurel Hermansyah Ajarkan Ameena Mengenal Warna, Ini 5 Manfaatnya Bagi si Kecil

Tidak ada kebutuhan untuk menaikkan level berdasarkan usia kalender saja. Gunakan performa anak. Jika dua langkah masih sering hilang, kembali ke satu langkah dengan dukungan visual. Scaffolding bukan berarti memanjakan; bantuan sementara memberi struktur agar anak dapat mempraktikkan keterampilan yang sedang berkembang.

Share this Article
Reading: 10 Latihan Mengikuti Instruksi yang Bisa Dilakukan Sambil Bermain