Marah, Takut, Sedih: Tiga Bahasa Emosi Anak yang Perlu Didengarkan

Lafa Zidan Alfaini
3 Min Read
Marah, Takut, Sedih: Tiga Bahasa Emosi Anak yang Perlu Didengarkan

Sedih

Datang ketika anak kehilangan, kecewa, atau merasa sendiri.
Contoh: tidak diajak bermain, mainan rusak, atau dimarahi.

Cara Bunda Membantu Anak Mengenali dan Mengelola Emosinya

Cara Bunda Membantu Anak Mengenali dan Mengelola Emosinya

1. Dengarkan Tanpa Menghakimi

Biarkan anak mengekspresikan perasaannya tanpa langsung disuruh “jangan nangis” atau “jangan marah”.

2. Beri Nama pada Emosinya

Contoh: “Kamu lagi marah, ya, karena tadi rebutan mainan?” atau “Mama lihat kamu sedih karena temanmu nggak mau main bareng.”

Baca Juga  Ngeri! Usai Dibully Teman Sekolah, Kaki Anak Laki-laki Ini Harus Diamputasi

3. Gunakan Buku Cerita atau Gambar Emosi

Cerita bergambar atau flashcard emosi bisa membantu anak mengenali ekspresi dan nama-nama perasaan.

4. Latih Teknik Menenangkan Diri

Ajarkan napas panjang, pelukan hangat, atau memeluk bantal saat merasa tidak nyaman.

5. Tunjukkan Empati dan Kedekatan

Peluk anak, tatap matanya, dan ucapkan: “Mama ngerti kamu lagi nggak enak hati. Mama di sini, ya.”

TAGGED:
Share this Article
Reading: Marah, Takut, Sedih: Tiga Bahasa Emosi Anak yang Perlu Didengarkan