“Kebanyakan pelaku pelecehan seksual adalah orang-orang yang dikenal anak,” jelas Katie Hetter.
Tak hanya itu saja, meskipun rasanya sulit untuk membiarkan sang buah hati menolak permintaan kakek atau nenek untuk memeluk atau mencium cucunya.
Justru, Bunda dan Ayah sebagai orang tuanya harus mendukung keputusannya, jangan pernah memaksa sama sekali.
Memaksa sang buah hati untuk memeluk orang lainlah yang melanggar privasi, atau batas kenyamanan si Kecil.
“Orang tua harus mengajarkan pada anak untuk mendengarkan perasaannya sendiri,” ujar Hetter.
“Mereka bisa mengatakan kepada kita kapan pun mereka merasa tidak nyaman dengan seseorang,” sambung Hetter.
Memberikan sebuah pelukan hangat atau sekedar ciuman adalah keputusan mutlak sang buah hati, mereka tidak seharusnya diwajibkan untuk memberikannya pada siapa pun.
Tak berhenti sampai disitu saja, Hetter juga mengingatkan jika memaksa anak untuk memeluk saat dia tidak menginginkannya bisa berdampak pada masa depannya.
Yakni akan mempengaruhi hubungan seksual ketika sang buah hati beranjak menuju dewasa.
Bahkan nantinya juga mereka akan punya kesan tubuh harus digunakan untuk menyenangkan orang lain yang dikenalnya.
Ketika sang buah hati menolak untuk memberikan sebuah pelukan, tugas orang tua yang memberikan penjelasan agar kerabat atau orang lain, tidak akan salah paham.
4 Alasan Orang Tua Tidak Boleh Memaksa si Kecil Untuk Memeluk Orang Lain

Berikut ada beberapa alasan yang harus diketahui oleh Bunda dan Ayah, jika sang buah hati menolak kontak fisik, di antaranya: