1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
Jika mudik menggunakan kendaraan pribadi, pastikan untuk melakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat. Periksa kondisi mesin, rem, ban, oli, dan pastikan bahan bakar cukup.
Servis kendaraan secara berkala sebelum perjalanan jauh juga dapat mengurangi risiko kendala di tengah perjalanan.
2. Atur Waktu Keberangkatan dengan Bijak
Hindari berangkat di puncak arus mudik jika memungkinkan. Pilih waktu yang lebih fleksibel, seperti berangkat lebih awal atau setelah arus mudik utama mereda, untuk menghindari kemacetan parah yang dapat menyebabkan kelelahan selama perjalanan.
3. Siapkan Bekal yang Cukup
Bawalah makanan ringan, air minum, dan obat-obatan yang mungkin dibutuhkan selama perjalanan.
Terutama bagi yang mudik dengan anak kecil atau lansia, bekal yang cukup akan membantu mengurangi rasa lapar dan dehidrasi selama di perjalanan.
4. Gunakan Teknologi untuk Membantu Perjalanan
Manfaatkan aplikasi peta digital seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mencari jalur alternatif jika diperlukan.
Teknologi ini sangat berguna untuk menghindari kemacetan yang terlalu panjang.
5. Jaga Kesehatan dan Keselamatan di Perjalanan
Jika perjalanan memakan waktu lama, pastikan untuk beristirahat secara berkala.
Berhenti setiap beberapa jam untuk meregangkan tubuh, beristirahat, atau sekadar menikmati pemandangan sekitar.
Pengemudi juga harus memastikan kondisi tubuh tetap prima agar tetap fokus dan waspada selama berkendara.
6. Keamanan Barang Bawaan
Jaga barang bawaan agar tetap aman dan tidak berlebihan.
Simpan barang berharga di tempat yang sulit dijangkau oleh orang lain dan hindari membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Jika menggunakan transportasi umum, selalu perhatikan koper atau tas agar tidak tertukar atau hilang.