Ibu Hamil dan Menyusui, Yuk Perhatikan Asupan Nutrisi Selama Puasa!

Author
6 Min Read
Ibu Hamil sedang Berpuasa
Ibu Hamil sedang Berpuasa

Asupan Ibu Hamil Saat Berpuasa

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan gizi, nutrisi, dan cairan dengan adanya bayi dalam kandungan.  Sebaiknya ibu hamil rutin berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan setiap bulan untuk memeriksa pengaruh puasa pada janin. Istirahat juga menjadi kunci agar tetap fit menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil.

Asupan bumil saat puasa seperti halnya diet kehamilan seimbang lainnya, pilihlah berbagai makanan sehat, termasuk:

  1. Makanan kaya vitamin dan mineral, seperti zat besi dan kalsium.
  2. Sumber karbohidrat dengan pelepasan energi yang lambat, seperti pasta gandum, sereal berbahan dasar oat atau bekatul, kacang-kacangan, kacang tawar, dan roti gandum.
  3. Makanan kaya protein, seperti daging dan telur.
  4. Perbanyak serat. Setiap perubahan yang Bunda lakukan pada kebiasaan makan dan kekurangan cairan dapat membuat tubuh sembelit. Memakan banyak makanan yang mengandung serat tinggi saat berbuka puasa seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan sangat membantu mencegah sembelit.
  5. Pastikan untuk minum banyak cairan saat sahur dan berbuka, untuk mengurangi risiko dehidrasi.
  6. Ingatlah untuk tetap mengonsumsi asam folat (hingga 12 minggu kehamilan) dan suplemen vitamin D.
Baca Juga  Dapat Dukungan Penuh Tetap Alami Depresi Postpartum Hingga Bunuh Diri? Ini 4 Penyebabnya

Sementara itu, ada beberapa ‘pantangan’ bagi Bunda yang tengah berpuasa, terutama busui, jika ingin puasanya berjalan lancar. Di antaranya sebagai berikut:

  1. Kafein. Tidak hanya bagi bumil, semua orang yang berpuasa sebaiknya menghindari minuman kafein seperti kopi, teh dan cokelat saat sahur. Kafein dapat meningkatkan produksi urin sehingga membuat pengonsumsinya dehidrasi saat berpuasa.
  2. Makanan asam atau berminyak yang bisa membuat mulas. Diketahui bahwa saluran pencernaan saat berpuasa sangat sensitif dengan makanan pedas. Hal inilah yang bisa menimbulkan gangguan pencernaan sehingga membuat puasa Bunda menjadi terganggu.
  3. Terlalu banyak makanan dan minuman manis, terutama saat sahur. Makanan manis memang dapat memulihkan energi dengan segera. Tetapi ketika konsumsinya berlebihan, apabila tidak segera digunakan, glukosa akan disimpan oleh hormon insulin di dalam hati, otot, dan lemak. Dalam jangka panjang ini akan menyebabkan diabetes.
Baca Juga  Miris! Di Momen Hari Ibu, Ibu dan Bayi Meninggal Akibat Malapraktik, Begini Langkah Kemkes

Jika Bunda memutuskan untuk berpuasa, pertimbangkan untuk istirahat setiap beberapa hari. Berhati-hatilah jika  berpuasa selama trimester ketiga karena ini adalah waktu di mana Bunda mungkin membutuhkan kalori ekstra sebesar 200 kalori.

Sering-seringlah beristirahat selama berpuasa, karena selama berpuasa kita cenderung memiliki lebih sedikit energi. Selain itu, saat ibu hamil berpuasa, olahraga juga berperan penting untuk memastikan tubuh tetap fit.

Lakukan olahraga yang ringan seperti jalan-jalan pagi. Ibu hamil juga bisa melakukan senam hamil untuk menjaga kesehatan. Namun hindari dulu aktivitas yang menguras energi saat puasa, terutama pada siang hari.

 

 

 

 

 

Share this Article
Reading: Ibu Hamil dan Menyusui, Yuk Perhatikan Asupan Nutrisi Selama Puasa!