5. Zinc: Mendukung Pertumbuhan, Imunitas, dan Nafsu Makan
Zinc atau seng dibutuhkan untuk pembelahan sel, sintesis protein, penyembuhan luka, pertumbuhan, dan fungsi imun. Karena pertumbuhan anak berlangsung cepat, kecukupan zinc menjadi penting. Kekurangan berat dapat mengganggu pertumbuhan dan imunitas, tetapi keluhan seperti nafsu makan rendah tidak otomatis berarti defisiensi zinc.
Sumber zinc dengan daya serap baik antara lain daging, ayam, kerang, ikan, telur, dan produk susu. Kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, dan serealia utuh juga mengandung zinc, meski fitat pada pangan nabati dapat mengurangi penyerapannya. Perendaman, fermentasi, dan pemasakan dapat membantu meningkatkan ketersediaan mineral.
6. Yodium: Kecil Jumlahnya, Besar Perannya
Yodium diperlukan untuk membentuk hormon tiroid yang mengatur metabolisme dan berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak. Sumber utama di banyak keluarga adalah garam beryodium. Ikan laut, makanan laut, susu, dan telur juga dapat menyumbang yodium, tergantung kandungan pada pangan serta proses produksinya.
Gunakan garam beryodium secukupnya, simpan dalam wadah tertutup, dan tambahkan menjelang akhir memasak untuk mengurangi kehilangan. Pesan pentingnya bukan menambah banyak garam, melainkan memastikan garam rumah tangga yang digunakan memang beryodium. Anak tetap perlu dibiasakan dengan makanan yang tidak terlalu asin. Kelebihan yodium juga dapat mengganggu fungsi tiroid pada sebagian orang.
7. Serat: Nutrisi untuk Pencernaan dan Pola Makan Sehat
Serat tidak menghasilkan energi seperti karbohidrat sederhana, tetapi membantu keteraturan buang air besar, memberi rasa kenyang, dan menjadi substrat bagi mikrobiota usus. Anak aktif yang kurang minum dan lebih sering memilih makanan olahan dapat mengalami konstipasi walaupun aktivitas fisiknya tinggi.
Sumber serat mencakup sayur, buah utuh, kacang-kacangan, oatmeal, jagung, ubi, beras merah, serta roti gandum utuh. Tingkatkan serat secara bertahap dan pastikan cairan cukup. Penambahan serat mendadak tanpa cairan dapat membuat perut kembung atau memperburuk ketidaknyamanan. Untuk anak yang sulit menerima sayur, mulai dari porsi kecil, paparan berulang tanpa paksaan, dan libatkan anak memilih atau menyiapkan bahan.
Sedang menyiapkan pola makan harian si Kecil? Lanjutkan membaca artikel Hallo Bunda tentang sarapan sebelum sekolah dan camilan sehat anak untuk mendapatkan ide yang dapat diterapkan pada waktu makan berbeda.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi?
Konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga gizi bila berat atau tinggi anak tidak mengikuti kurva pertumbuhan, anak tampak pucat atau sangat mudah lelah, terdapat penurunan berat badan, diare, sulit menelan, muntah berulang, pola makan sangat terbatas, atau waktu makan selalu memicu stres berat.
Anak dengan alergi makanan multipel, penyakit saluran cerna, penyakit ginjal atau hati, gangguan perkembangan, penggunaan obat tertentu, diet vegetarian atau vegan, dan latihan olahraga intensif mungkin membutuhkan evaluasi individual. Pemeriksaan laboratorium tidak selalu diperlukan untuk semua anak; dokter akan menentukan berdasarkan riwayat, pemeriksaan fisik, pola makan, dan faktor risiko.
FAQ People Also Ask
Apa nutrisi yang paling sering kurang pada anak?
Secara global, zat besi, vitamin A, dan yodium termasuk defisiensi mikronutrien yang banyak ditemukan. Risiko setiap anak berbeda, sehingga penilaian harus mempertimbangkan pola makan, pertumbuhan, kondisi kesehatan, dan hasil pemeriksaan.
Apa tanda anak kekurangan nutrisi?
Tandanya dapat berupa pertumbuhan melambat, pucat, cepat lelah, sulit fokus, sering sakit, luka sulit sembuh, atau konstipasi. Gejala tersebut tidak spesifik dan perlu dievaluasi tenaga kesehatan.
Makanan apa yang membantu anak tidak cepat lelah?
Menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak baik, zat besi, serta cairan cukup dapat membantu menjaga energi. Kelelahan menetap perlu diperiksa karena penyebabnya tidak selalu terkait makanan.
Bagaimana cara meningkatkan zat besi dari makanan?
Sajikan daging, ikan, ayam, telur, tempe, tahu, kacang, atau pangan fortifikasi. Padukan sumber nabati dengan buah kaya vitamin C dan hindari teh saat makan.
Apakah susu sudah cukup memenuhi nutrisi anak?
Susu dapat menyumbang protein, kalsium, dan beberapa vitamin, tetapi tidak menggantikan variasi lauk, sayur, buah, serealia, dan sumber lemak baik.