HALLOBUNDA.CO – Banyak orang tua fokus pada kemampuan membaca, berhitung, atau menulis sebagai tolok ukur keberhasilan belajar anak. Padahal, perkembangan emosi anak memiliki peran besar terhadap perkembangan kognitif dan kemampuan belajar. Anak yang mampu mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosinya cenderung lebih mudah berkonsentrasi, percaya diri, serta mampu menyelesaikan masalah dengan lebih baik.
Mengapa Emosi Berpengaruh pada Proses Belajar?
Saat anak merasa aman secara emosional, otaknya lebih siap menerima informasi baru. Sebaliknya, stres, rasa takut, atau sering dimarahi dapat mengganggu perhatian, memori, dan kemampuan berpikir. Orang tua dapat mendukung perkembangan emosi melalui validasi perasaan, komunikasi hangat, rutinitas yang konsisten, permainan, membaca buku bersama, dan memberi contoh mengelola emosi.
Baca Juga: Milestone Perkembangan Anak