Dikutip dari laman publichealth.columbia.edu, studi ini dilakukan dengan menggunakan data antara kesuburan dan fungsi otak dalam jangka panjang.
Para peneliti pun membandingkan kemampuan otak orang tua dengan anak lebih dari tiga, dengan yang hanya memiliki dua anak.
Hasilnya pun menunjukan bahwa kemampuan otak orang tua dengan anak yang kurang dari tiga cenderung akan tetap memiliki pikiran yang lebih tajam meskipun sudah tua.
Berbanding terbalik dengan orang tua yang memiliki anak lebih dari tiga, ternyata bisa merugikan kesehatan mental khususnya perempuan di kemudian hari.
Peneliti menemukan orang tua yang memiliki banyak anak akan memiliki hasil yang buruk pada tes kognitif, contohnya seperti keterlambatan mengingat kata dan kefasihan secara verbal.
Jika Bunda dan Ayah memiliki banyak anak akan menyebabkan bertambahnya usia pikiran selama 6,2 tahun, hal tersebut tidak dapat disepelekan begitu saja.
Maka dari itu, jika ingin memiliki anak yang banyak harus berpikir terlebih dahulu, lantaran akan berdampak bagi otak Bunda dan Ayah.
Kemungkinan juga, jika orang tua yang memiliki banyak anak, akan mudah mengalami stres atau depresi lantaran saat ini biaya hidup yang mahal.
3 Penyebab Dari Banyak Anak yang Akan Pengaruhi Kesehatan Otak Orang Tua

Memiliki anak yang banyak memang sangat menyenangkan, apalagi saat Bunda dan Ayah sudah masuk ke usia senja yang diharuskan untuk beristirahat.
Kelebihannya juga saat Ayah dan Bunda sedang sakit, maka akan ada yang mengasuh bergantian, dan tidak akan membebankan anak-anak.