1. Meningkatkan Risiko Asam Lambung
Tidur setelah makan sahur dapat meningkatkan resiko asam lambung naik.
Ketika berbaring, asam lambung bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri pada dada.
Kerongkongan memiliki lapisan jaringan yang lebih sensitif daripada lambung terhadap asam lambung.
Jika asam lambung naik ke kerongkongan, dapat menyebabkan sensasi terbakar atau nyeri pada dada, yang sering disebut sebagai gejala heartburn atau penyakit refluks asam lambung.
2. Melaksanakan Salat Subuh
Salah satu tujuan sahur adalah untuk mempersiapkan diri untuk menunaikan salat subuh.
Tidur setelah sahur bisa membuat anak sulit bangun saat waktu salat subuh tiba, dan hal ini dapat memengaruhi kualitas ibadah.
Untuk memastikan anak-anak dapat menunaikan salat subuh dengan baik, sangat penting untuk menghindari tidur langsung setelah sahur.
Alih-alih tidur, Mama bisa membiasakan mereka untuk melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti membaca Alquran, berzikir, atau melakukan sedikit gerakan fisik yang ringan.
3. Mengoptimalkan Manfaat Nutrisi
Nutrisi yang terkandung dalam makanan sahur memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari.
Tidur setelah sahur dapat mengurangi manfaat nutrisi tersebut, karena tubuh tidak dapat menyerapnya dengan baik saat seseorang tertidur.
Ketika tertidur, proses metabolisme tubuh melambat, termasuk penyerapan nutrisi dari makanan yang telah dikonsumsi.
Sebagai akibatnya, meskipun anak telah mengonsumsi makanan sahur yang bergizi, tubuh mungkin tidak dapat memanfaatkan nutrisinya secara optimal jika mereka langsung tidur setelah makan.
4. Mencegah Dehidrasi
Minum air setelah sahur sangat penting untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa.
Namun, jika anak tidur setelah sahur, dirinya mungkin lupa untuk minum air yang cukup. Ini dapat meningkatkan resiko dehidrasi, terutama saat berpuasa di cuaca panas.
Selain itu, pada bulan Ramadan, waktu antara sahur dan waktu berbuka puasa terbatas, sehingga penting bagi Bunda untuk memastikan anak-anak mendapatkan cukup cairan selama periode tersebut.