Mungkin Bunda dan Ayah akan bertanya-tanya apa yang menjadi penyebab seseorang bisa terkena alergi air atau aquagenic urticaria.
2 Penyebab Aquagenic Urticaria

Hingga saat ini, para ahli dan spesialis kulit masih berusaha untuk mempelajari penyebab dari aquagenic urticaria tersebut lebih lanjut.
Pasalnya, kasus alergi yang mengerikan ini terbilang cukup langka dan banyak ahli yang percaya bahwa kondisi ini tidak dapat diturunkan melalui gen dalam keluarga.
Meskipun seperti itu, ada kemungkinan beberapa hal yang akan memicu reaksi alergi ketika seseorang menyentuh pemicunya.
Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya, di antaranya:
1. Respons Kekebalan Dalam Tubuh
Air yang berinteraksi dengan minyak alami kulit atau kelenjar keringat bisa menghasilkan zat tertentu.
Ternyata zat ini bisa dianggap sebagai racun bagi kekebalan tubuh yang menurun, sistem imun akan melepaskan histamin sebagai respons untuk melawan zat yang dianggap berbahaya (alergen).
Pelepasan histamin ini kemudian memicu gejala yang mirip dengan reaksi alergi, seperti ruam, gatal, dan perih pada kulit.
Namun para peneliti hingga saat ini masih belum mengetahui secara pasti, mengapa reaksi antara air dengan zat alami tubuh dapat menghasilkan racun.
2. Bisa Disebabkan dari Bahan Kimia Tambahan
Senyawa kimia yang adiktif terkandung dalam air, seperti klorin dapat menyebabkan reaksi.
Artinya gejala alergi pada kulit yang muncul tidak terjadi akibat kontak air itu sendiri, melainkan adanya zat kimia di dalamnya.***