Ke depannya juga, sang buah hati akan tidak mau melakukan usaha yang maksimal atau bahkan malah menghindari tanggung jawab.
Maka dari itu, peran Bunda dan Ayah sangat dibutuhkan si Kecil untuk membangun rasa percaya dirinya sejak dini.
4 Cara Membangun Rasa Percaya Diri pada si Kecil Sejak Dini

Perlu diketahui, bahwa rendahnya kepercayaan diri dan gangguan mental sangat erat kaitannya.
Pasalnya, harga diri yang rendah itu sendiri merupakan ciri utama dari beberapa kondisi gangguan jiwa, misalnya terjadi depresi.
Anak yang gampang minder cenderung akan memandang dunia sebagai tempat yang tidak aman.
Kemungkinan juga akan berasumsi bahwa si Kecil adalah korban dari segala situasi, seperti di lingkungannya sang buah hati tidak akan bisa beradaptasi.
Maka dari itu, tak jarang si Kecil yang kehilangan rasa percaya diri juga akan kehilangan kesempatan untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik.
Berikut ada beberapa cara yang bisa membangun rasa percaya diri yang bisa dipraktikkan oleh Bunda dan Ayah, di antaranya:
1. Rutin Melakukan Diskusi Setiap Harinya
Bunda dan Ayah bisa mengajak sang buah hati di rentang usia 2-4 tahun mendiskusikan aktivitas yang akan dilakukan anak.
Saat berdiskusi, orang tua hendaknya melibatkan anak dalam membuat keputusan, misalnya Bunda bisa menanyakan pilihan sepatu atau pakaian yang ingin digunakan anak.
Langkah tersebut dapat membantu melatih anak untuk berani membuat keputusan sehingga tidak akan tergantung pada pilihan orang tua.