“Anak kami itu sudah tergeletak saja, sudah nggak berdaya nggak dikasih makan tiga hari, cuma dikasih minuman keras saja,” ujar L.
“Dia sudah nggak pakai baju dia lagi, dia cuma pakai daster, mungkin kalau hari itu enggak ketemu anak saya ini bisa mati, nangis saya sebagai ibu melihat kondisi putri saya ini,” sambungnya.
Tak hanya itu saja, L juga mengaku bahwa anaknya saat ini dalam kondisi yang tidak stabil, NA lebih banyak mengurung diri salam kamar dan tiba-tiba berteriak histeris.
Diketahui, di media sosial Instagram @attahalilintar, viral video detik-detik NA dievakuasi dari sebuah gubuk di perkebunan Desa Tanjung Bar, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara.
Saat NA menghilang selama tiga hari, pihak keluarga dibantu oleh TNI-Polri mencari-cari keberadaan korban.
Akhirnya mereka menemukan NA, tergeletak tak berdaya di sebuah kamar, di gubuk reyot mirip kandang binatang.
Di video yang viral, terlihat di dalam gubuk tersebut terdapat banyak botol minuman keras.
“Ini minuman, minuman semua, arak,” ucap perekam video.
NA terlihat digendong diduga oleh sang ayahnya dari sebuah kamar, tubuh Na hanya ditutupi oleh daster lusuh.
Di belakangnya, ibunda NA menangis histeris melihat kondisi putri kesayangannya yang mengenaskan.
“Baju kemana itu,” tanya perekam video.
“Pakaian dalam juga tidak ada,” ucap ibu NA sambil menangis histeris
Saat pihak keluarga dan TNI tiba di gubuk tersebut, para pelaku pemerkosaan NA sudah kabur.
“Akhirnya setelah 3 hari melakukan pencarian, korban ditemukan pihak keluarga dan petuga dari Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa setempat,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik.
“Para pelaku berhasil melahirkan diri usai ditemukan pihak keluarga korban,” sambungnya.
3 Cara Ajarkan Anak Cegah Jadi Korban Penculikan
Pada saat ini, anak-anak sangat rentan menjadi korban penculikan, hal tersebut terjadi lantaran mereka masih mudah tergiur oleh sesuatu yang mereka sukai.
Oleh karena itu, Bunda dan Ayah perlu mengajarkan sang buah hati agar tidak mudah tergiur oleh sesuatu yang ditawarkan oleh orang yang tak dikenal.
Bukan hanya orang asing, anak-anak juga perlu waspada terhadap orang yang sudah mereka kenal, apalagi bila mereka terlihat mencurigakan.
Berikut ada beberapa cara yang bisa Bunda atau Ayah praktikkan di rumah untuk mengajarkan sang buah hati, di antaranya: