Menambahkan rempah-rempah ini dapat membantu si kecil terpapar berbagai rasa dan bahan, membantu mengurangi anak yang suka pilih-pilih makanan di masa depan.
Untuk makanan panas, tunggu sampai si Kecil memiliki kemampuan untuk mengatakan ya atau tidak dengan jelas.
Menambahkan makanan dengan capsaicin (zat bioaktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas dan panas) ke dalam makanan anak.
Maka dari itu, harus menunggu sampai anak tersebut dapat dengan jelas mengartikulasikan reaksinya terhadap hidangan ini.
Menunggu sampai setelah usia 2 tahun untuk mencoba memberi makanan beraroma cabai kepada anak-anak, karena melihat perkembangan fisik mereka.
Pada saat itu selera anak-anak menjadi berkembang sepenuhnya dan juga anak-anak berhak mendapatkan hak pilihan untuk makanan.
Bunda perlu membiarkan si Kecil menentukan sendiri tingkat kenyamanannya dengan bumbu pedas yang mengakibatkan kepedasan memakannya.
Tambahkan bumbu secara bertahap ke hidangan yang sudah disukai anak. Agar dapat memudahkan anak dengan hati-hati dalam pengalaman makanan dari sebelumnya.
Perlahan, mulailah dengan sedikit bumbu dan sajikan dengan makanan yang disukai anak.
Misalnya, ini mungkin dalam bentuk saus untuk dimakan bersama makanan ringan favorit, kuah yang disajikan dengan mie, nasi, atau kentang.
Tingkatkan kepedasan secara bertahap, seiring perkembangan toleransi anak.
Jadi keputusan untuk memberikan makanan pedas pada si Kecil adalah pilihan orangtua masing-masing.
Jika Bunda ingin tetap memberikan, lakukan secara bertahap yah dan jangan membuatnya trauma. Buat waktu makannya menyenangkan.***