1. Tom and Jerry
Sebagian orang tua mengeluh tentang Tom and Jerry, yang menggambarkan persaingan kucing dan tikus yang dikemas secara klasik, tetapi dengan cara yang sangat kejam.
Premis dari kartun ini adalah Tom si kucing terus-menerus mendorong Jerry si tikus dan hasilnya adalah Jerry selalu menang atas Tom dengan kecerdasan dan kemampuan yang licik.
Namun, cara mereka menyerang satu sama lain menunjukkan adanya pemukulan, menggunakan benda-benda yang dilarang, dan menyakiti sesama.
Pada akhirnya pencipta kartun tersebut mengurangi kekerasan setelah dilaporkan bahwa anak-anak akan saling menyakiti jika melihat adegan tersebut.
2. Pokemon
Di dunia Pokemon, Pikachu awalnya tidak menyukai pelatihnya bahkan sampai menyerang dengan kekuatan listrik yang dia punya.
Sifat kekerasan dalam pertarungan Pokemon satu sama lain untuk membantu pelatih mereka menjadi yang sangat kejam untuk di tonton oleh anak-anak.
Lebih parahnya dari kekerasan yang tertanam dalam film Pokemon tentang muatan listrik yang dipancarkan oleh Pikachu justru membuat layar TV berkedip.
Hal tersebut bisa menyebabkan si Kecil mendapat serangan epilepsi di kalangan anak-anak, khususnya di Jepang.
3. Scooby Doo
Meskipun tidak ada kekerasan nyata di film Scooby Doo, hal tersebut juga dapat dianggap sebagai pengaruh buruk bagi anak-anak.
Dalam upaya mereka untuk memecahkan misteri supranatural, kelompok kerja dan Scooby akan masuk ke rumah dan bangunan tua yang ditinggalkan untuk melacak dan melenyapkan hantu.
Hal itu akan mengajari anak-anak bahwa tidak apa-apa untuk masuk tanpa izin dan mencampuri properti pribadi.
Sehingga menyebabkan anak-anak akan melakukannya dengan berpikir bahwa hal tersebut wajar untuk dilakukan.