1. Beri Tahu Dari Mana Uang Berasal
Tanyalah pada anak Bunda dari mana uang berasal, mungkin ia akan menjawab dari bank, ayah dan ibu, presiden, atau orang kaya.
Anak belum mengerti sepenuhnya bahwa keluarga Bunda membeli atau mendapatkan sesuatu dengan bekerja.
Maka itu, Bunda bisa memberi tahu si kecil ada banyak pekerjaan yang dapat menghasilkan uang.
Tekankan padanya bahwa ia tidak bisa mendapatkan uang dengan cuma-cuma tanpa bekerja.
Sebagai orangtua, Bunda bisa melatihnya mengenal ‘pekerjaan’ dan menghasilkan uang dengan cara memintanya untuk membantu pekerjaan rumah yang ringan.
Misalnya, membantu Bunda membuat kue atau cokelat dan kemudian menjualnya.
Dengan begitu, si kecil akan mengerti dari mana uang berasal dan harus melakukan suatu pekerjaan dulu jika ingin mendapatkannya.
2. Buat Permainan Jual Beli
Ajak anak bermain jual beli seperti dalam sebuah toko atau pasar. Tempelkan label harga pada barang-barang rumah tangga, berikan si kecil uang belanja, dan berpura-pura belanja di toko rekayasa ini.
Anak Bunda dapat membuat daftar hal-hal yang ingin dibeli dengan uang yang ia miliki.
Memilih barang-barang yang dijual dan menghitung jumlah belanjanya.
Untuk melatih keterampilan berhitungnya, beri ia kesempatan untuk menjadi kasir.
Saat ia sudah mulai cerdas dalam hal mengatur pengeluaran, Bunda bisa memberikan kesempatan pada si kecil untuk belanja di toko yang sebenarnya.
3. Buatkan Tabungan Khusus
Menyisihkan uang untuk keperluan anak adalah keharusan. Uang yang Bunda sisihkan untuk anak Anda bisa dibuat menjadi tabungan untuk anak.
Saat tabungan untuk anak Bunda sudah mulai terkumpul, bisa mengajak si kecil ke bank.
Beri tahu padanya jumlah tabungannya saat ini, tanyakan apakah ia ingin mengambil seluruhnya atau disimpan sebagian untuk keperluannya saat dewasa nanti.
Berikan alasan mengapa ia perlu menyimpan tabungannya, atau perlu diambil.
4. Biasakan si Kecil untuk Menyisihkan Uangnya
Nah, langkah berikutnya adalah membiasakan si kecil menabung.
Bunda bisa mulai dengan cara memberikannya celengan lucu dan meminta si kecil untuk menyisihkan uang jajannya.
Ingatkan si kecil setiap hari untuk menabung di celengannya tersebut.
Bila sudah penuh atau banyak, Bunda bisa memberikan si kecil reward atau hadiah karena ia sudah mampu menabung.***