Peta Perkembangan Bicara Anak 1–5 Tahun: Apa yang Bisa Bunda Amati di Rumah?

Syafaria Hadyandari
10 Min Read
Perkembangan bicara anak sesuai usia 1 sampai 5 tahun
Perkembangan bicara anak sesuai usia 1 sampai 5 tahun

HALLOBUNDA.CO – “Di usia segini seharusnya anak sudah bisa bicara apa?” Pertanyaan ini wajar muncul ketika Bunda melihat anak sebaya mulai menyebut banyak kata, merangkai kalimat, atau bercerita. Namun perkembangan komunikasi bukan perlombaan. Yang lebih bermanfaat adalah melihat pola kemajuan si Kecil dari waktu ke waktu: apakah ia semakin memahami bahasa, menggunakan gestur, menambah kata, merangkai ucapan, dan mampu terlibat dalam percakapan.

CDC menjelaskan milestone perkembangan sebagai kemampuan yang dapat dilakukan sebagian besar anak—75% atau lebih—pada usia tertentu. Checklist milestone membantu orang tua memantau perkembangan, tetapi bukan pengganti alat skrining perkembangan yang tervalidasi. ASHA juga menegaskan bahwa milestone komunikasi bukan alat skrining atau diagnosis dan anak dapat mencapai kemampuan pada waktu yang sedikit berbeda.

Baca Juga  Ucapan Anak Belum Jelas? Coba 7 Permainan Bunyi yang Menyenangkan

Cara Menggunakan Peta Perkembangan Bicara Ini

Gunakan daftar berikut sebagai bahan observasi, bukan lembar ujian. Bunda tidak perlu meminta anak mendemonstrasikan semua kemampuan sekaligus. Amati ketika bermain, makan, membaca buku, bertemu keluarga, atau menjalani rutinitas. Perhatikan pula usia di bawah dan di atas usia anak karena kemampuan berkembang sebagai rangkaian.

Sekitar 12 Bulan: Komunikasi Tidak Hanya Berupa Kata

Pada akhir tahun pertama, komunikasi anak masih banyak mengandalkan suara, gestur, tatapan, dan interaksi. ASHA mencantumkan menunjuk, melambaikan tangan, serta menunjukkan atau memberikan benda sebagai contoh milestone pada rentang 10–12 bulan. Di fase ini, kualitas interaksi dua arah sama pentingnya dengan munculnya kata.

Baca Juga  Checklist Perkembangan Bicara Anak 18 Bulan – 5 Tahun: Sudah Sampai Tahap Mana?

Yang bisa Bunda amati

☐ Menoleh atau bereaksi saat diajak berinteraksi.

☐ Menggunakan gestur seperti menunjuk, melambaikan tangan, atau memberikan benda.

☐ Mengeluarkan rangkaian bunyi/babbling untuk menarik perhatian.

☐ Mencoba berkomunikasi untuk meminta, menolak, atau berbagi perhatian.

Sekitar 18 Bulan: Pemahaman dan Kata Mulai Bertambah

Pada 13–18 bulan, ASHA mencantumkan kemampuan mengikuti arahan sederhana, menunjuk untuk meminta atau berkomentar, serta memahami dan menggunakan kata untuk benda, tindakan, dan orang yang familiar. CDC mencantumkan mencoba mengucapkan tiga kata atau lebih selain “mama” atau “dada” dan mengikuti instruksi satu langkah tanpa gestur sebagai milestone bahasa-komunikasi pada 18 bulan.

Yang bisa Bunda amati

☐ Mengikuti instruksi sederhana dalam situasi yang familiar.

Baca Juga  Checklist Perkembangan Bahasa Anak Usia 2–5 Tahun yang Mudah Dipantau

☐ Menunjuk untuk meminta sesuatu atau menunjukkan hal menarik.

☐ Mencoba menggunakan beberapa kata bermakna.

☐ Memahami nama benda atau orang yang sering ditemui.

Sekitar 2 Tahun: Mulai Menghubungkan Dua Kata

Fase ini sering terasa seperti lompatan besar. CDC mencantumkan mengatakan setidaknya dua kata bersama sebagai salah satu milestone pada usia 2 tahun. ASHA untuk rentang 19–24 bulan juga mencantumkan penggunaan dan pemahaman setidaknya 50 kata serta mulai menggabungkan dua kata atau lebih. Pengucapan belum harus sempurna.

Yang bisa Bunda amati

☐ Menggabungkan dua kata untuk menyampaikan maksud, misalnya “mau susu”.

☐ Menggunakan kata untuk meminta, menolak, memanggil, atau berkomentar.

☐ Kosakata terus bertambah dari minggu ke minggu.

☐ Memahami kata untuk benda, tindakan, dan bagian tubuh yang familiar.

Share this Article
Reading: Peta Perkembangan Bicara Anak 1–5 Tahun: Apa yang Bisa Bunda Amati di Rumah?