Tulang ekor sakit juga bisa disertai gejala-gejala lain, di antaranya:
- Memar atau bengkak pada area tulang ekor atau punggung bagian bawah.
- Nyeri pada bokong yang menyebar hingga ke paha dan kaki.
- Nyeri pada punggung bagian bawah.
- Nyeri saat buang air besar, mengangkat barang, membungkuk, atau saat berhubungan suami istri.
Mungkin Bunda dan Ayah akan bertanya-tanya gimana cara merawat sang buah hati yang mengalami patah tulang ekor, maka dari itu simak sampai habis ya!
Cara Merawat si Kecil yang Alami Patah Tulang Ekor

Patah tulang ekor akibat jatuh terduduk biasanya akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, yang parahnya hingga tidak bisa berjalan.
Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa Bunda praktikkan di rumah untuk sang buah hati yang mengalami patah tulang ekor, di antaranya:
- Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen, sesuai dengan dosis yang tertera di kemasan.
- Hindari duduk terlalu lama di tempat yang permukaannya sangat keras.
- Gunakan bantal donat dengan lubang di tengah yang empuk untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor.
- Rutinlah untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat untuk mencegah konstipasi dan tinja yang keras, pasalnya ketika tinja keras maka tulang ekor yang cedera akan semakin nyeri.
- Kompres tulang ekor menggunakan es yang dibalut kain selama 15-20 menit, lakukan cara ini secara rutin untuk mengurangi rasa sakit.
Lebih baik jika mengalami kejadian terjatuh langsung dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.***