HALLOBUNDA.CO – Setiap anak punya keunikan masing-masing, termasuk dalam cara mereka berinteraksi dengan dunia sekitar.
Ada anak yang suka bicara dan mudah akrab dengan orang baru, ada pula yang lebih tenang dan senang bermain sendiri.
Keduanya sama-sama normal, karena setiap anak punya kepribadian berbeda baik itu introvert maupun ekstrovert.
Mengenali karakter dasar ini sangat penting, Bunda, agar bisa memberikan pendekatan yang tepat sesuai kebutuhan emosional dan sosial si kecil.
Yuk, cari tahu lebih dalam perbedaan anak introvert dan ekstrovert, serta cara terbaik mendampinginya!
Apa Itu Introvert dan Ekstrovert pada Anak?
-
Introvert: Anak dengan kepribadian yang cenderung menikmati waktu sendiri, berpikir sebelum berbicara, dan merasa lebih nyaman di situasi yang tenang.
-
Ekstrovert: Anak yang berenergi saat berada di tengah orang banyak, suka berbicara, aktif, dan lebih terbuka dalam mengekspresikan diri.
Penting diingat, introvert bukan berarti pemalu atau antisosial, dan ekstrovert bukan berarti selalu percaya diri. Keduanya hanyalah cara berbeda dalam mengisi energi dan mengekspresikan diri.
Ciri Umum Anak Introvert
-
Lebih suka bermain sendiri atau dalam kelompok kecil
-
Tidak langsung nyaman di lingkungan baru
-
Perlu waktu untuk memproses informasi
-
Lebih ekspresif lewat tulisan atau gambar daripada berbicara
-
Mudah lelah setelah terlalu lama bersosialisasi
Ciri Umum Anak Ekstrovert
-
Aktif dan ceria di lingkungan sosial
-
Senang bercerita dan bertanya
-
Cepat akrab dengan orang baru
-
Lebih mudah mengekspresikan emosi secara terbuka
-
Tidak betah jika terlalu lama sendirian
Cara Mengasuh Anak Sesuai Kepribadiannya

Untuk Anak Introvert:
-
Beri waktu adaptasi di situasi baru
-
Jangan paksa langsung berbicara atau tampil di depan umum
-
Ajak ngobrol saat suasana tenang
-
Bantu mereka mengekspresikan perasaan dengan cara yang nyaman (gambar, menulis, bermain peran)
Untuk Anak Ekstrovert:
-
Berikan ruang untuk berekspresi dan bercerita
-
Arahkan energi mereka ke aktivitas yang membangun seperti bermain kelompok, seni, atau olahraga
-
Ajarkan pentingnya mendengarkan dan menunggu giliran saat bicara
-
Latih juga menikmati waktu tenang agar bisa fokus
Apa Kata Ahli?
Dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs American Psychological Association (APA), mengenali temperamen dan gaya interaksi anak membantu orang tua membangun hubungan yang lebih positif dan mendukung perkembangan emosional anak secara optimal.
Bunda, tidak ada kepribadian yang lebih baik dari yang lain. Baik introvert maupun ekstrovert, keduanya punya potensi hebat jika diasuh dengan pemahaman yang tepat.
Yang paling penting adalah menjadi orang tua yang menerima, mendampingi, dan menyesuaikan pendekatan dengan karakter si kecil.
Karena saat anak merasa dipahami, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan bahagia, apa pun kepribadiannya.***