Pasalnya, tidur adalah salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh ibu hamil.
Saat hamil, Bunda umumnya membutuhkan lebih banyak waktu untuk tidur yakni 7-9 jam per hari.
Selain itu, seperti telah disinggung sebelumnya, perubahan hormon menyebabkan Bunda sering sulit tidur di malam hari.
Penyebabnya pun beragam di antaranya bolak-balik buang air kecil saat malam hari hingga rasa tidak nyaman pada perut, oleh karena itu, Bunda dapat mengganti tidur malam hari pada pagi hari.
Memiliki jam tidur yang buruk akibat begadang ternyata bisa berdampak negatif pada kehamilan.
Salah satunya adalah Bunda akan mudah terserang penyakit karena menurunnya daya tahan tubuh.
Dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs Swedish, menemukan bahwa ibu hamil yang tidur kurang dari 6 jam per hari bisa berisiko mengalami preeklampsia hingga berisiko melahirkan bayi secara prematur.
Tak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh University of Pitssburgh Medical Center juga menemukan bahwa ibu hamil yang sering begadang dan kurang tidur bisa menghambat pertumbuhan sel-sel janin dalam kandungan.
Tips Tidur di Pagi Hari Bagi Ibu Hamil

Meski diperbolehkan untuk tidur di pagi hari, Mama tetap harus memerhatikan beberapa tips di bawah ini agar tidur tidak menghambat aktivitas Bunda.
Pertama, pasang alarm sebelum tidur agar Bunda tetap bisa bangun dan beraktivitas seperti biasa. Kemudian, tidur dengan posisi menyamping untuk mengurangi rasa sakit pada bagian perut.