Waspada! Bermain Trampolin Bisa Bahayakan Si Kecil

Author
5 Min Read
Si Kecil Bermain Trampolin
Si Kecil Bermain Trampolin

Karena parahnya beberapa cedera ini, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk tidak pernah membeli permainan ini untuk digunakan dalam rumah sendiri. Meskipun mungkin tampak menyenangkan dan merupakan cara yang baik untuk membuat si Kecil aktif, ada metode lain yang lebih aman yang dapat digunakan untuk memperkenalkan aktivitas ke dalam kehidupanya.

Sebaliknya, AAP merekomendasikan penggunaan permainan ini terbatas pada program pelatihan yang diawasi seperti untuk menyelam, senam, dan olahraga kompetitif lainnya.

Tips Menggunakan Trampolin Secara Benar dan Aman

Dalam aturan permainan ini perlu untuk mengikuti panduan dan tips keamanan sebagai berikut ini:

  1. Anak-anak dan remaja harus diawasi oleh orang dewasa selama aktivitas tersebut.
  2. Hanya satu orang yang boleh naik trampolin pada satu waktu, kecuali trampolin yang digunakan cukup lebar sehingga anak-anak dapat menjaga jarak ketika melompat.
  3. Bagaimanapun hindari melakukan jungkir balik pada bermain ini karena dapat menyebabkan cedera leher dan kepala.
  4. Sebaiknya trampolin terdapat bantalan pelindung yang menyerap goncangan dan ditempatkan di atas semua pegas, pengait, dan rangka.
  5. Peralatan harus diperiksa secara teratur untuk kerusakan. Jika bantalan pelindung, penutup jaring, atau bagian lain rusak harus segera diganti.
  6. Selain itu,  harus ditempatkan jauh dari pohon, bangunan, dan area bermain lainnya, dan tidak boleh ada anak di bawah usia enam tahun yang diizinkan naik trampolin ukuran penuh.
Baca Juga  Ini 5 Ide Mainan untuk Anak Speech Delay Saat di Rumah

Namun, tidak peduli berapa banyak protokol keselamatan yang diikuti, tetap tidak menjamin bahwa cedera tidak akan terjadi. Satu-satunya cara untuk sepenuhnya mencegah cedera terkait permainan ini adalah dengan tidak pernah melompatinya.

Jika Ayah dan Bunda ingin menghadirkan permainan ini di rumah, maka pastikan menempatkan permainan ini di permukaan tanah yang rata. Jika ingin memutuskan untuk pergi ke taman bermain untuk mengajak anak bermain lompat-lompatan, baiknya harus tahu bahwa cedera juga bisa terjadi di sana. Sebenarnya, cedera ini tidak hanya dapat terjadi ketika bermain di trampolin saja namun juga ada kemungkinan di permainan lain, maka selalu awasi anak-anak ketika bermain ya, Bunda.

Baca Juga  Pernah Cabut Gigi Anak Menggunakan Benang? Ternyata Ini 5 Bahayanya

Pastikan hanya anak usia 6 tahun ke atas atau remaja yang boleh mencoba permainan ini. Jangan biasakan anak-anak untuk terbang jungkir balik saat melompat di atas trampolin tanpa pengawasan dan alat pelindung. Permainan ini memang menyenangkan dan digemari oleh anak-anak hingga dewasa. Namun permainan ini dapat berisiko bagi anak-anak di bawah 6 tahun.

 

 

 

Share this Article
Reading: Waspada! Bermain Trampolin Bisa Bahayakan Si Kecil