1. Tawon Klanceng
Produk Tawon Klanceng tidak mengantongi izin edar dan mengandung BKO yang beredar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
2. Montalin
Montalin tidak mengantongi izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan hampir di seluruh Indonesia.
3. Wantong
Wantong tidak memiliki izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, NTT, dan NTB.
4. Xian Ling
Xian Ling tidak mengantongi izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan di Jawa, Kalimantan, dan NTT.
5. Gelantik Sari Manggis.
Gelantik Sari Manggis tidak memiliki izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan di Sumatera, Jawa, dan NTT.
6. Pil Sakit Gigi Pak Tani
Tidak memiliki izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, NTT, dan Papua.
7. Kuat Lelaki Cap Beruang
Tidak mengantongi izin edar dan mengandung BKO, bisa ditemukan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
8. Minyak Lintah Papua
Minyak Lintah Papua tidak mengantongi izin edar, bisa ditemukan di Sumatera, Bali, dan Kalimantan.
Bunda dan Ayah sebaiknya tidak mengonsumsi 8 macam obat tradisional ilegal yang telah disebutkan di atas.
Jika Ayah sakit dan ingin menjajal obat yang dijual bebas, usahakan untuk mengecek apakah memiliki izin edar BPOM atau tidak.
Tips Menentukan Obat Tradisional Aman Atau Tidak
Banyak orang akan memilih obat tradisional dengan berbagai pertimbangan, meski terbuat dari bahan alami, namun harus tetap berhati-hati dalam memilihnya.
Obat tradisional terbuat dari ramuan bahan tumbuhan, satwa, bahan mineral, atau sediaan sarian.
Di Indonesia sendiri, banyak bertebaran obat dan suplemen yang berdasar ramuan tradisional.
Beberapa sudah memilih izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau biasa disebut dengan BPOM.
Demi keamanan, pilihlah berbagai obat dan suplemen yang sudah memiliki izin edar resmi sehingga sudah terjamin keamanannya.
Sebagai acuan untuk masyarakat, BPOM mengeluarkan panduan bagaimana cara memilih obat tradisional yang tepat.
1. Cek Kemasan
Sebelum membeli, cek dulu kemasan obat tradisional yang ada, obat yang layak dibeli dan dikonsumsi harus memenuhi syarat ini:
- Kemasan dalam keadaan baik atau bersih.
- Kemasan tidak bocor.
- Kemasan tidak menggelembung atau penyok.
- Kemasan tidak bergambar organ tubuh atau foto-foto vulgar.