Usia 2–3 Tahun: Kosakata Bertambah dan Kalimat Makin Panjang
Pada usia 30 bulan, CDC menyebut banyak anak telah mengatakan sekitar 50 kata, menggabungkan dua kata atau lebih dengan kata tindakan, menamai benda dalam buku, serta menggunakan kata ganti sederhana. Menjelang usia 3 tahun, kalimat biasanya menjadi lebih panjang, pertanyaan mulai sering muncul, dan anak mampu berbicara tentang pengalaman yang baru terjadi.
Checklist: kosakata terus bertambah; menggunakan kombinasi kata yang bervariasi; menjawab pertanyaan sederhana; menyebut nama benda dalam buku; mengikuti percakapan singkat; dan mulai dipahami oleh orang di luar keluarga meski beberapa bunyi belum sempurna.
Usia 3–4 Tahun: Percakapan, Cerita, dan Konsep Bahasa
Pada tahap prasekolah, anak mulai menikmati percakapan yang lebih panjang. HealthyChildren mencantumkan kemampuan seperti memahami konsep “sama” dan “berbeda”, memahami kata lokasi sederhana seperti “di atas” dan “di bawah”, menggunakan kalimat sekitar tiga kata atau lebih, serta mulai menceritakan pengalaman. Orang yang tidak terlalu mengenal anak biasanya semakin mampu memahami ucapannya.
Checklist: berbicara dalam kalimat; bertanya “mengapa” atau “bagaimana”; menceritakan kegiatan; memahami konsep lokasi; mengikuti instruksi bertahap; bermain peran; dan mempertahankan percakapan beberapa giliran.
Usia 4–5 Tahun: Bercerita dan Percakapan Lebih Terstruktur
Pada usia ini, bahasa anak makin kompleks. Mereka dapat mengingat bagian cerita, menggunakan kalimat yang lebih panjang, berbicara tentang masa depan, dan menceritakan kejadian dengan urutan sederhana. CDC menyebut bahwa pada usia 5 tahun banyak anak dapat menceritakan kisah dengan setidaknya dua peristiwa, menjawab pertanyaan tentang buku, mempertahankan percakapan lebih dari tiga kali bergantian, serta mengenali rima sederhana.
Checklist: menceritakan pengalaman dengan awal dan akhir sederhana; menjawab pertanyaan tentang cerita; menggunakan bentuk waktu; mengikuti percakapan panjang; memainkan kata atau rima; serta berbicara cukup jelas untuk dipahami dalam banyak situasi.
Variasi Perkembangan yang Masih Bisa Terjadi
Tidak semua anak mencapai setiap kemampuan tepat pada hari ulang tahunnya. Ada anak yang memahami banyak kata tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk mengucapkannya. Ada pula anak yang tumbuh dengan dua bahasa dan membagi kosakatanya ke dalam kedua bahasa tersebut. Bilingualisme tidak menyebabkan gangguan bahasa. Penilaian yang adil harus mempertimbangkan seluruh bahasa yang digunakan anak, bukan hanya satu bahasa.
Fokuslah pada arah perkembangan. Apakah kosakata dan kemampuan memahami terus bertambah? Apakah anak menggunakan suara, tatapan, gestur, atau kata untuk terhubung dengan orang lain? Apakah ia semakin mudah mengikuti percakapan dan menyampaikan kebutuhan? Kemajuan yang konsisten merupakan informasi penting.