Para ibu‑ibu relawan bertemu penerima manfaat dari berbagai latar: lansia penopang kebutuhan hidup, ibu rumah tangga yang harus memenuhi gizi keluarga, hingga anak-anak yang ikut memilih paket sayur.
Dengan sabar mereka menuntun antrian, memprioritaskan lansia dan ibu hamil, sambil memastikan kenyamanan dan keamanan penerima manfaat dalam mengikuti kegiatan MURI ini.
Keseluruhan aksi ini bukan sekedar pembagian materi. Ibu‑ibu manajemen dan relawan Amal Bunda membawa pesan sosial: berbagi ikhlas, menyemai cinta, dan memperkuat solidaritas.
Mereka bekerja tanpa pamrih, demi satu tujuan: memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan asupan gizi penting untuk kesehatan dan perbaikan kualitas hidup.
Kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan sosial besar lebih kuat ketika dipimpin dan dijalankan oleh perempuan dengan ketulusan dan disiplin.
Dari persiapan pagi dini hari, pengecekan teliti, hingga pembagian di tengah panas, ibu‑ibu Amal Bunda menunjukkan bahwa cinta dan kegigihan perempuan mampu membawa perubahan nyata.***