Imunisasi Lanjutan: Langkah Aman Agar Si Kecil Terlindungi Maksimal

Lafa Zidan Alfaini
3 Min Read
Imunisasi Lanjutan: Langkah Aman Agar Si Kecil Terlindungi Maksimal

Mengapa Booster Itu Penting?

Mengapa Booster Itu Penting?

Bagaimana Jalur Imunisasi Booster di Indonesia?

Berdasar jadwal Kemenkes, anak usia 18–24 bulan menerima booster DPT-HB-Hib dan vaksin campak–rubela.

Di usia sekolah dasar, vaksin seperti MR dan DT turut diberikan lewat program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Baca Juga  Pentingnya Bonding Waktu Tidur untuk Anak: Lebih dari Sekadar Rutinitas Malam

Tips agar Proses Booster Lancar

  1. Catat jadwal imunisasi di buku KIA atau aplikasi kesehatan.

  2. Beri pemberitahuan 1–2 hari sebelum ke klinik agar anak siap mental.

  3. Siapkan camilan, hiburan ringan, atau boneka favorit untuk mengalihkan perhatian.

  4. Gunakan teknik menenangkan: pelukan, suara lembut, atau nyanyian saat penyuntikan.

  5. Cek reaksi setelah vaksin: komentar ringan, bengkak di bekas suntik, atau demam ringan—umumnya wajar dan hilang dalam 1–2 hari.

Booster bukan hanya suntikan rutin—ini pelindung penting yang menjaga perlindungan si kecil tetap optimal.

Dengan mengikuti jadwal, memberi persiapan emosional, dan memantau responsnya, Bunda membantu membangun imunitas yang kokoh dan memberi rasa aman untuk tumbuh kembang si Kecil.***

Baca Juga  Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga? Ternyata 5 Alasan ini Buat Kamu Tetap Kurus
TAGGED:
Share this Article
Reading: Imunisasi Lanjutan: Langkah Aman Agar Si Kecil Terlindungi Maksimal