1. Mensterilkan Rumah dari Asap Rokok
Dibandingkan di tempat lain, sebagian besar waktu Bunda dan keluarga dihabiskan di rumah.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga rumah tetap steril dari asap rokok.
Pasalnya, asap rokok juga dapat meninggalkan residu yang berbahaya jika menempel pada perabotan.
Jika ada anggota keluarga Bunda yang merokok, mintalah agar mereka selalu merokok di luar.
Bunda juga perlu tegas terhadap tamu yang datang ke rumah.
Jelaskan bahwa rumah Bunda bebas dari asap rokok dan minta agar mereka tidak merokok di dalam.
}
2. Mensterilkan Mobil dari Asap Rokok
Selain rumah, ruang pribadi yang perlu dijaga dari asap rokok adalah mobil.
Seperti yang sudah disebutkan, asap rokok akan meninggalkan residu jika menempel pada perabotan, termasuk pada jok mobil. Residu ini sangat sulit dihilangkan.
Oleh karena itu, minta anggota keluarga, teman, atau siapapun untuk tidak merokok selama berada di dalam mobil.
Meskipun mereka membuka jendela untuk membiarkan asap rokok keluar, tetap saja akan ada sebagian asap yang masuk ke dalam.
3. Hindari Ruang Merokok di Tempat Kerja
Bagi Bunda yang bekerja, juga berisiko menjadi perokok pasif ketika berada di kantor.
Apalagi jika sebagian besar rekan kerja Bunda adalah perokok aktif, untuk meminimalisir bahaya asap rokok, sebisa mungkin hindari tempat merokok.
Bunda bisa memberi masukan untuk menggunakan ruangan bebas asap rokok jika perlu mengadakan pertemuan.
Jika kantor Bunda tidak memiliki ruang merokok yang terpisah.
Bunda bisa memberikan saran kepada pihak manajemen untuk menyediakannya.
Bagaimanapun, adalah hak Bunda untuk mendapatkan udara yang bersih.
Keberadaan ruang untuk merokok juga sangat penting bagi kebaikan bersama.