Ketahui Cara Atasi Speech Delay dan Tantrum Yuk! Salah Satunya Dengan Terapis Spesialis

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Ketahui Cara Atasi Speech Delay dan Tantrum Yuk! Salah Satunya Dengan Terapis Spesialis

1. Sering Mengajak Bicara

Cara menstimulasi anak dengan speech delay yang paling mudah dilakukan adalah melibatkannya pada setiap percakapan.

Bahkan, Bunda disarankan untuk berbicara langsung kepadanya, meski hanya untuk menceritakan apa yang sedang Bunda lakukan.

Sebagai contoh, saat mengganti popok anak, ceritakan dan jelaskan apa yang sedang Bunda lakukan.

Bunda bisa menggunakan kata-kata sederhana atau kalimat pendek. Dengan demikian, Si Kecil akan terdorong untuk meniru atau menanggapi perkataan Bunda.

Baca Juga  Stop Marahi si Kecil! Gunakan 5 Kalimat Menenangkan ini agar Anak Berhenti Menangis

2. Tanggapi Perkataannya dan Perbaiki

Jika anak mengatakan sesuatu dan kurang tepat artinya, jangan buru-buru untuk menyanggahnya.

Bunda sebaiknya menanggapi perkataanya dengan penggunaan kata atau kalimat yang tepat.

Misalnya, bila anak meminta untuk “mengikat” kancing bajunya, Bunda bisa menanggapi dengan mengatakan “Iya, Bunda akan mengancingkan bajumu”.

Hal ini bisa mendukung perkembangan anak yang mengalami speech delay.

3. Batasi Penggunaan Gawai

ebuah studi yang dilakukan pada anak berusia 18 bulan yang lebih banyak bermain gawai menunjukkan bahwa kebiasaan tersebut berkaitan dengan speech delay.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya speech delay pada Si Kecil, Bunda disarankan membatasi penggunaan gawai pada Si Kecil hanya 1 jam per hari.

Baca Juga  Perhatikan Bunda! Ini Perbedaan Speech Delay dan Autisme pada Anak

Hal ini bertujuan agar anak terdorong untuk berbicara kepada anggota keluarga daripada bermain ponsel.

Selain menerapkan beberapa cara di atas, untuk melatih anak dengan speech delay, Bunda sebaiknya menghindari berbicara menggunakan “bahasa bayi”.

Bunda bisa mengajarkan cara berbicara menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Selain mengatasi speech delay, Bunda dan Ayah juga dapat mengatasi tantrum yang terjadi pada sang buah hati.

Mengatasi tantrum dengan efektif melibatkan pemahaman, empati, dan ketegasan yang seimbang.

Tujuannya bukan untuk menekan emosi anak, tapi untuk membantu mereka belajar mengelola perasaan mereka dengan cara yang lebih sehat.

1. Menjaga Ketenangan dan Mengendalikan Emosi

Menjaga diri Bunda tetap tenang, sikap ini bisa mencegah situasi semakin memburuk dan memberikan contoh bagi anak untuk ditiru.

Baca Juga  4 Trik Melatih Fokus Anak Speech Delay dari Ahli

2. Menjaga Keamanan Anak Selama Tantrum

Selama tantrum, anak mungkin melakukan perilaku yang bisa membahayakan diri mereka sendiri atau orang lain. Menjaga keamanan anak adalah prioritas utama.

3. Memperbolehkan Anak Menyatakan Emosinya dan Memberi Ruang

Izinkan anak untuk mengungkapkan perasaannya saat tantrum, ini dapat membantu mereka belajar cara memproses emosi.

Itu dia Bunda cara mengatasi speech delay dan tantrum yang terjadi pada sang buah hati.***

 

 

Share this Article
Reading: Ketahui Cara Atasi Speech Delay dan Tantrum Yuk! Salah Satunya Dengan Terapis Spesialis