Sungguh Keji! Ketua RT di Jakpus Tega Perkosa Dua Anak Remaja Selama 2 Tahun

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Sungguh Keji! Ketua RT di Jakpus Tega Perkosa Dua Anak Remaja Selama 2 Tahun

Melindungi anak adalah hal yang paling penting, termasuk dari kekerasan secara fisik, verbal, maupun seksual. Oleh karena itu, jangan biarkan tindakan kekerasan pada anak semakin merajalela.

5 Cara Melindungi si Kecil Dari Kejahatan Seksual

5 Cara Melindungi si Kecil Dari Kejahatan Seksual

Pelecehan seksual pada anak adalah semua kegiatan yang melibatkan anak dalam kegiatan seksual.

Mirisnya, kasus pelecehan ini di Indonesia kian meningkat.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat, ada ribuan kasus kekerasan pada anak di Indonesia.

Baca Juga  Hati-Hati! Kurangnya Kasih Sayang Bisa Berisiko Sebabkan si Kecil Miliki Tubuh Pendek

Dari angka tersebut, yang paling banyak dialami oleh anak adalah kekerasan seksual.

Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan bahwa hampir 90% kasus kekerasan atau pelecehan seksual pada anak terjadi di rumah atau sekolah.

Umumnya, pelaku adalah orang terdekat.

Pelecehan seksual pada anak sangat penting untuk dicegah. Pencegahan harus melibatkan berbagai pihak, meliputi keluarga, lingkungan rumah, dan lingkungan sekolah.

Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah pelecehan seksual pada anak, antara lain:

1. Mengajarkan Anak Tentang Anggota Tubuhnya

Orang tua sejak dini perlu mengajarkan bagian-bagian tubuh anak, termasuk organ-organ intimnya. Meskipun umumnya orang tua akan merasa tabu untuk mengenalkan bagian intim kepada anak, hal ini penting dilakukan.

Baca Juga  Kemeriahan Grand Event Generos Fest Vol 2, Dengan Mengusung Tema "Semua Karena Bunda"

Pengenalan ini penting dilakukan sebagai dasar edukasi seksual kepada anak. Jadi, bila ingin menjaga anak dari perilaku ‘menyimpang’, salah satu cara menghindari pelecehan seksual adalah dengan pengenalan anggota tubuh.

2. Mengajarkan Anak Bagian Tubuh yang Tidak Boleh Disentuh oleh Orang Lain

Setelah mengajarkan anak tentang anggota tubuhnya, orang tua perlu menekankan bagian-bagian yang tidak boleh disentuh atau dilihat oleh orang lain, seperti dada, kemaluan, dan bokong.

Selain itu, pelecehan seksual pada anak juga dapat dicegah dengan mengajari anak rasa malu untuk memperlihatkan bagian-bagian intim kepada orang lain sejak dini.

3. Mengajarkan Anak untuk Mewaspadai Orang yang Tidak Dikenal

Cara untuk menghindari pelecehan seksual berikutnya adalah mengajarkan anak untuk bersikap waspada. Anak juga perlu diajarkan untuk waspada terhadap orang yang tidak dikenal.

Baca Juga  Pembekalan Literasi Digital bagi Para Guru Sekolah Alam Tahfidz Preneur

Jika ada orang yang tidak dikenal berusaha mendekatinya, termasuk memberikan barang atau makanan, ajarkan anak untuk tidak tergoda.

Apalagi orang tersebut sampai mengajak anak untuk ikut dengannya. Pastikan anak mengerti dan tidak mau menerima ajakannya.

4. Mengajarkan Anak Apa yang Harus Dilakukan Jika Ada Orang yang Ingin Menyentuhnya

Pelecehan seksual pada anak salah satunya dapat dicegah dengan mengajarkan anak bagaimana untuk bertindak. Selain kewaspadaan, Anda juga perlu mengajari si Kecil untuk bertindak defensif.

Berkata tidak, lari, dan berteriak minta tolong penting diajarkan jika ada orang asing yang ingin melihat atau menyentuh bagian-bagian tubuh anak, seperti dada, kemaluan, dan bokong.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Sungguh Keji! Ketua RT di Jakpus Tega Perkosa Dua Anak Remaja Selama 2 Tahun