Bunda membuat satu bunyi pendek, lalu berhenti beberapa detik sambil memberi ruang kepada anak. Setelah anak memberi respons apa pun, balas kembali. Pola bergiliran ini lebih penting daripada mengejar jumlah pengulangan. Hindari mengatakan “ayo ulangi” berkali-kali jika anak terlihat tidak nyaman.