Nahas! Gegara Makan Rambutan Berserakan, Bocah di Simalungun Disetrika Tantenya

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Nahas! Gegara Makan Rambutan Berserakan, Bocah di Simalungun Disetrika Tantenya

Hal ini yang dialami oleh anak, sangat memungkinkan menimbulkan bahaya atau potensi bahaya bagi kelangsungan hidup dan perkembangannya.

Maka dari itu, ada beberapa prinsip yang seharusnya ditekankan pada orang tua untuk menghindari kekerasan pada sang buah hati.

3 Prinsip yang Harus Dipegang oleh Bunda dan Ayah Sebagai Orang Tua

3 Prinsip yang Harus Dipegang oleh Bunda dan Ayah Sebagai Orang Tua

Jika dilihat dari kasus yang di atas, gegara karena makan rambutan saja anak yang belum mengetahui apa-apa menjadi korban kekerasan dari orang tua.

Baca Juga  Bunda, Sudahkah Terapkan Rutinitas Sebelum Tidur Pada si Kecil? Jika Belum Ikuti 6 Cara Ini Ya!

Berikut beberapa prinsip yang harus Bunda dan Ayah tanamkan agar tak terjadi kekerasan pada sang buah hati, di antaranya:

1. Prinsip non Diskriminasi

Seperti yang diketahui jika prinsip ini adalah dengan tidak membeda-bedakan hak anak.

Anak yang di bawah umur memiliki hak yang sama dengan yang lainnya, mereka berhak mendapatkan pendidikan dan kasih sayang.

Maka dari itu, orang tua harus memperlakukan anak sesuai dengan haknya tanpa membedakan.

2. Jangan Pernah Mengabaikan Anak

Anak-anak sering kali diabaikan oleh beberapa orang tua, yaitu anak berhak mendapatkan penghargaan atas pendapat mereka.

Sebagai orang tua, harus mendengarkan pendapat anak, sebab anak juga perlu diberikan kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan pemikirannya.

Baca Juga  Kesal Balitanya Mengidap Speech Delay, Orangtua Aniaya Korban Hingga Tewas, Ternyata Ini Pentingnya Ilmu Parenting

Selain itu, mendengarkan anak juga akan melatih mereka untuk berani berbicara.

3. Harus Bisa Menentukan Keputusan yang Terbaik Bagi Anak

Orang tua harus menentukan apa yang terbaik bagi mereka, tentunya sang buah hati menjadi pertimbangan utama saat akan mengambil keputusan.

Hal ini sering terjadi saat anak mengalami perpisahan di antaranya kedua orang tuanya.

Terbaik bagi anak biasanya dipakai di pengadilan, pengadilan harus mempertimbangkan yang terbaik bagi sang buah hati.

Anak di bawah umur belum bisa menentukan dengan siapa mereka akan tinggal nantinya.***

Share this Article
Reading: Nahas! Gegara Makan Rambutan Berserakan, Bocah di Simalungun Disetrika Tantenya