Oleh karena itu, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar mereka memahami bahwa berbagi adalah bagian dari nilai kehidupan yang berharga, terutama di bulan penuh berkah seperti Ramadhan.
Mengajarkan Anak Makna Berbagi di Bulan Ramadhan

1. Beri Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari
Anak belajar paling baik dari apa yang mereka lihat. Jika orang tua sering berbagi, baik dengan saudara, teman, atau tetangga, anak akan lebih mudah meniru perilaku tersebut.
Misalnya, mengajak anak membagikan makanan berbuka kepada tetangga atau memberi sedikit uang kepada fakir miskin dapat menjadi contoh nyata yang mereka pahami.
2. Ajak Anak Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial
Libatkan anak dalam kegiatan sosial seperti berbagi takjil, sedekah ke panti asuhan, atau berdonasi untuk yang membutuhkan.
Biarkan mereka ikut serta dalam prosesnya, seperti memilih makanan untuk dibagikan atau memasukkan uang ke dalam kotak amal.
Dengan begitu, anak akan merasa memiliki peran dalam membantu sesama.
3. Ceritakan Kisah Inspiratif tentang Berbagi
Anak-anak sangat menyukai cerita. Ceritakan kisah-kisah inspiratif dari Nabi atau tokoh-tokoh lain yang menunjukkan betapa indahnya berbagi.
Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan kaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar anak lebih mudah memahami maknanya.