HALLOBUNDA.CO – Bunda, membina rumah tangga tak hanya soal dua orang suami dan istri.
Sering kali, kita juga harus bersinggungan dengan keluarga besar: orang tua, mertua, kakak, adik, bahkan ipar.
Dalam budaya kita yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kehadiran mereka memang penting.
Namun, bagaimana jika perhatian berubah menjadi intervensi yang terlalu jauh?
Yuk, kita bahas cara mengelola intervensi keluarga besar agar tetap terjalin harmonis tanpa mengorbankan kemandirian rumah tangga Bunda.
Apa Itu Intervensi Keluarga Besar?
Intervensi bisa muncul dalam banyak bentuk:
-
Mengatur pola pengasuhan anak
-
Mengomentari keputusan rumah tangga
-
Memberi nasihat yang sifatnya memaksa
-
Turut campur dalam masalah keuangan atau pekerjaan
Meskipun niatnya baik, tidak semua intervensi dibutuhkan. Bila tidak disikapi dengan bijak, ini bisa menimbulkan konflik, bahkan memengaruhi keharmonisan pasangan.