3 Faktor Risiko Penyakit Epilepsi

Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, ilmuwan telah menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyakit ini.
Berikut adalah beberapa faktor risiko dari penyakit tersebut, di antaranya:
1. Genetik
Bagi kebanyakan orang, genetik dapat menjadi penyebab dari penyakit tersebut.
Jadi jika anak Bunda memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami ayan, maka sang buah hati akan berisiko lebih tinggi untuk memiliki kondisi tersebut.
2. Usia
Ada lebih banyak kasus epilepsi pada si Kecil dan lansia dari pada orang dewasa usia produktif.
Meski begitu, kondisi ini juga dapat dialami oleh semua kalangan usia yang memang berisiko tinggi memiliki penyakit tersebut.
3. Riwayat Mengalami Kejang di Masa Kecil
Mengalami demam tinggi bisa menjadi penyebab penyakit epilepsi pada sang buah hati.
Meskipun tidak semua, tapi kondisi ini akan lebih rentan dialami anak yang memang memiliki gangguan sistem saraf dan riwayat keluarga.
Gejala dan Penyebab Epilepsi
Kejang merupakan gejala utama dari penyakit ini, kejang pada penderitanya terbagi menjadi dua yakni total dan kejang parsial.
Gejala yang menyertai kejang juga dapat bervariasi sesuai dengan tipe penyakitnya.
Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa kondisi yang diduga dapat mempengaruhi pola aktivitas listrik otak.
Aktivitas listrik otaknya seperti mengalami cedera pada otak, meningitis, dan cerebral palsy.***