Kejam! Polwan di Mojokerto Tega Membakar Suaminya Hidup-Hidup, Begini Kronologinya

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Kejam! Polwan di Mojokerto Tega Membakar Suaminya Hidup-Hidup, Begini Kronologinya

“Kemudian dibawa oleh tersangka atas nama FN ini dibawa ke RSUD. Jadi FN ini juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menolong yang bersangkutan membawa ke rumah sakit dibantu oleh beberapa tetangga,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Dirmanto, dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs Antara.

Sampai rumah sakit, FN juga minta maaf kepada sang suami atas perilaku ini,” sambungnya.

Belakangan diketahui motif pertengkaran suami istri berujung maut itu lantaran RDW sering melakukan judi online.

Gaji RDW yang sudah tidak utuh lagi di rekeningnya ternyata digunakan untuk judi online. FN kerap kali marah, sebab uang yang harusnya digunakan untuk biaya ketiga anak mereka habis begitu saja.

Baca Juga  6 Tips Mengatasi Kekerasan Pada Anak, Yuk Simak!

“Motifnya adalah saudara Briptu Rian sering menghabiskan uang belanja yang harusnya dipakai untuk membiayai hidup ketiga anaknya, mohon maaf, ini dipakai untuk main judi online,” ucapnya.

4 Cara Menyelesaikan Masalah Dalam Rumah Tangga

4 Cara Menyelesaikan Masalah Dalam Rumah Tangga

Salah satu hal yang paling ditakuti saat menghadapi masalah rumah tangga ialah pertengkaran.

Kunci utama dalam menghindari pertengkaran dan bahkan perceraian dalam rumah tangga bisa Bunda simak melalui langkah-langkahnya, di antaranya:

1. Menghindar Bukanlah Jalan Keluar

Kadang saat bertengkar dengan pasangan, Anda mungkin ingin sekali menghindar agar tak perlu berdebat dan menumpuk masalah.

Namun, itu bukan pilihan yang tepat untuk dilakukan.

Makin cepat Anda dan pasangan bertatap muka untuk berdiskusi dengan kepala dingin, makin cepat Bunda meluruskan masalah dan menemukan titik terang.

Baca Juga  Fenomena Sindrom Skibidi Toilet Mulai Hantui si Kecil, Ini 3 Bahayanya

2. Cobalah untuk Berbicara Apa Adanya

Ingat, membicarakan keluh-kesah yang dirasakan bukan berarti Bunda memancing masalah.

Bicara apa adanya dengan cara yang baik justru bisa membuka diskusi yang sehat.

Sebagai contoh, Bunda bisa memulai dengan kalimat, “Sayang, kayaknya aku nggak setuju, deh, kalau si Adik manja seperti itu”, saat melihat perilaku anak yang kurang patut.

Selain berbicara apa adanya, atur juga intonasi nada yang akan keluarkan. Bicarakan dengan lembut tanpa melupakan kesan tegas dari ucapan Bunda.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Kejam! Polwan di Mojokerto Tega Membakar Suaminya Hidup-Hidup, Begini Kronologinya