1. Mengalami Keracunan Air
Bahaya air putih yang pertama adalah mengalami keracunan air, kondisi ini terjadi lantaran menurunnya kadar garam dalam darah.
Sehingga dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh, gejala yang tampak jika bayi mengalami kondisi ini adalah diare, muntah, serta tubuh yang membengkak.
Kondisi ini juga akan berujung pada kejang-kejang, bahkan sang buah hati akan mengalami koma.
2. Mengalami Kekurangan Gizi
Air putih dapat membuat si Kecil lebih cepat kenyang, sehingga keinginan minum ASI menjadi berkurang.
Jika hal tersebut dibiarkan, kekurangan gizi akan menjadi bahaya air putih pada bayi, kondisi tersebut akan memicu bayi mengalami penurunan berat badan, bahkan gizi buruk.
3. Mengalami Perut Kembung
Perut kembung menjadi hal yang berbahaya jika sang buah hati meminum air putih.
Kondisi ini terjadi lantaran sistem pencernaan belum sempurna, sehingga cairan tidak dapat diserap tubuh dengan baik.
Selain itu, perut bayi juga belum bisa menerima terlalu banyak asupan cairan, maka dari itu jangan berikan air putih pada si Kecil.
4. Diare
Jika Bunda ingin memberikan susu formula, seduh susu dengan air yang dimasak pada suhu minimal 80 derajat Celcius.
Dinginkan terlebih dahulu sebelum diberikan pada sang buah hati, penggunaan air yang tak bersih juga akan memicu anak terkena diare.
Jika sedang berada di tempat umum, Bunda bisa memilih air mineral dengan kadar natrium (Na) tidak lebih dari 200 miligram per liter dan kadar sulfat (SO atau SO4) kurang dari 250 miligram per liter.
Maka dari itu, Bunda jangan sesekali memberikan air putih jika sang buah hati masih berusia di bawah 6 bulan.***