Selain mendengarkan perasaan pasangan Anda, Anda juga harus mampu untuk mengungkapkan perasaan Bunda sendiri.
Sehingga pasangan dapat memahami sudut pandang, memang agak susah mengekspresikan perasaan sendiri, tapi nyatanya itu perlu dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan perasaan dan akhirnya kesal sendiri.
Sebenarnya, tips menghindari perceraian ini tergantung pada beberapa kondisi yang berbeda.
Tetapi kemampuan untuk mendengarkan perasaan orang lain dan mengutarakan perasaan sendiri akan menjadi hal yang sangat berguna ketika Bunda dihadapkan dengan masalah rumah tangga.
3. Mau Berkompromi Satu Sama Lain
Dalam setiap hubungan, kompromi memainkan peran besar dalam keberhasilan atau kegagalan rumah tangga.
Pada saat yang sama, pasangan Bunda juga harus terbuka terhadap ide-ide dan pandangan satu sama lain.
Maka hasil dari pernikahan bergantung pada masing-masing pihak, bagaimana bisa tidaknya mengesampingkan keinginan individu serta mewujudkan keinginan bersama secara realistis.
Tak jarang kompromi sangat diperlukan untuk menghindari egoisme dalam hubungan.
4. Jangan Menyalahkan Satu Sama Lain
Siapa yang mau disalahkan dalam gagalnya suatu hubungan? Rasanya tidak ada. Suatu hubungan memang tidak bisa luput dari kesalahan dan pertengkaran.
Tapi, dengan menyalahkan pasangan Bunda itu hanya akan membuatnya semakin membatin dan tidak memperbaiki masalah.
Pasti ada yang saling mengeluh, dan keluhan itu biasanya disebabkan oleh harapan yang tidak realistis.
Baiknya, bicarakan berdua dan terima kenyataaan bahwa tidak semua harapan tidak selalu berjalan sesuai kehendak.
Dengan lebih ikhlas dan menerima, niscaya hubungan Bunda dan pasangan akan jauh dari kata perceraian.***