Jangan Anggap Remeh Bunda! Segera Kenali Penyebab Stroke pada si Kecil dan Cara Atasinya

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Jangan Anggap Remeh Bunda! Segera Kenali Penyebab Stroke pada si Kecil dan Cara Atasinya

Penyakit stroke pada bayi baru lahir hingga anak remaja memiliki jenis yang sama dengan stroke yang dialami orang dewasa.

Jenis stroke pada anak terbagi menjadi dua:

  • Stroke iskemik: Disebabkan oleh adanya penyumbatan yang menghalangi darah mencapai seluruh area otak, sehingga area yang tidak mendapat aliran darah berhenti berfungsi dan mati.
  • Stroke hemoragik: Terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan terjadi pendarahan. Stroke ini perlu penanganan segera dan dapat berakibat fatal.

Stroke pada bayi baru lahir masih jarang terjadi. Para peneliti memperkirakan bahwa terdapat 1-2 kasus stroke per 100.000 anak di bawah usia 18 tahun setiap tahunnya.

Sementara itu, terdapat satu kasus stroke perinatal per 3.500 kelahiran hidup.

Baca Juga  Dihujat Netizen, Pria di Panti Asuhan Live TikTok Sambil Suapin Bayi 2 Bulan dan Minta Saweran

Namun, angka-angka tersebut sulit diperkirakan karena stroke pada anak sulit didiagnosis.

Penyebab Stroke pada Bayi Baru Lahir

Penyebab Stroke pada Bayi Baru Lahir

Secara umum, stroke pada bayi baru lahir terjadi ketika otak tidak mendapatkan cukup darah.

Kondisi ini disebabkan oleh adanya pembekuan darah pada bayi baru lahir atau pendarahan otak.

Penyebab stroke pada anak dan bayi baru lahir meliputi:

  • Gangguan darah yang dapat meningkatkan risiko pembekuan darah atau pendarahan otak seperti penyakit anemia sel sabit
  • Malformasi pembuluh darah yang meningkatkan risiko pendarahan di otak bayi, seperti bayi yang terlahir dengan malformasi arteri vena
  • Penyakit jantung bawaan yang sudah ada sejak lahir.

Adapun faktor risiko yang dapat menyebabkan stroke pada bayi baru lahir meliputi:

  • Kondisi genetik yang menyebabkan pembekuan darah.
  • Penyakit jantung bawaan.
  • Kekurangan oksigen di otak (hipoksia serebral) saat lahir.
  • Penyakit kencing manis.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Cedera otak traumatis atau cedera leher.
  • Sindrom genetik seperti down syndrome.
  • Trombofilia (darah mudah membeku) atau hemofilia (kelainan sistem peredaran darah).
Baca Juga  Ini 6 Tahapan Dalam Mengajarkan Anak Berpuasa
TAGGED:
Share this Article
Reading: Jangan Anggap Remeh Bunda! Segera Kenali Penyebab Stroke pada si Kecil dan Cara Atasinya