Akan tetapi tentu saja sang buah hati tak langsung berhasil membuat lingkaran sempurna seperti yang mereka bayangkan.
Percobaan berkali-kali dan kegagalan terus-menerus dapat membuat mereka kesal dan frustasi.
Saat melakukan hal tersebut, Bunda harus menjelaskan bahwa kesalahan merupakan bagian dari proses belajar.
Artinya melakukan kesalahan sekali dua kali selama belajar merupakan hal yang normal terjadi.
Di satu sisi lain sang buah hati dapat belajar sesuatu dari setiap kesalahan yang dibuatnya.
Ada seorang pakar menyebutkan dengan membiarkan anak melakukan kesalahan sambil membangun pemahaman akan memperkuat pengalaman yang lebih baik.
Belajar dari kesalahan-kesalahan ini akan memperkuat jaringan otaknya, sehingga memahami cara yang benar dalam melakukan sesuatu.
Para pakar juga menilai kesalahan adalah alat pembelajaran yang ampuh, sama seperti belajar berjalan, berbicara dan membaca.
Namun, Bunda dan Ayah harus mengurangi rasa takutnya atau menangani hal tersebut dengan benar.
Jika Anak Frustasi saat Gagal Lakukan Sesuatu, Orang Tua Harus Melakukan Ini

Berikut ada beberapa cara untuk menangani rasa frustasi yang dialami oleh sang buah hati melakukan kegagalan, di antaranya: