Sebab, anak yang sering mengupil saat kecil, belum tentu akan tetap suka mengupil jika sudah dewasa nantinya.
Meski begitu, bukan berarti Bunda tidak memperhatikan kebiasaan sang buah hati yang suka melakukan hal tersebut.
Hal itu karena jika sang buah hati terlalu sering melakukan hal tersebut dapat merugikan dirinya sendiri di kemudian hari.
Ada bahaya saat melakukan hal tersebut yang mungkin akan terjadi nantinya, maka dari itu jika Bunda melihat si Kecil sedang melakukannya harap diberhentikan.
Kebiasaan yang dianggap jorok oleh masyarakat Indonesia ini sebenarnya tidak berbahaya untuk kesehatan jika dilakukan hanya sesekali saja.
Mengupil juga diketahui tidak akan mengganggu kemampuan indra penciuman sang buah hati.
Karena, dalam saraf olfaktori yang mempersarafi indra penciuman letaknya jauh di dalam rongga hidung, lokasi ini tidak akan terjangkau jari si Kecil.
Namun jika dilakukannya sesering mungkin, hal ini bisa berdampak buruk untuk kesehatannya.
3 Bahaya Jika si Kecil Sering Ngupil

Bunda dan Ayah bisa mengawasinya jika si Kecil sering melakukan hal tersebut, lantaran ada beberapa bahaya yang bisa mengintai ketika kebiasaan ini dibiarkan terus menerus.
Berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi jika sang buah hati sering melakukan hal tersebut, di antaranya:
1. Mimisan
Pada anak yang sering mengorek hidung, dampak buruk yang paling sering terjadi adalah mimisan atau keluarnya darah pada bagian hidung.
Hal tersebut bisa terjadi lantaran adanya gesekan dari kuku atau ujung jari. Mengorek hidung bisa menyebabkan pembuluh darah yang rapuh pada hidung pecah, sehingga menyebabkan mimisan.
2. Meningkatkan Risiko Infeksi di Bagian Lubang Hidung
Mengorek hidung dengan menggunakan jari yang kotor akan memperkenalkan bakteri baru ke flora normal hidung.
Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada daerah sekitar lubang hidung sang buah hati.
Penyakit yang dapat terjadi antara lain seperti impetigu (bisul) di dalam lubang hidung dan vestibulitis (peradangan pada bagian depan rongga hidung).