3. Mengeluarkan Mekonium
Mekonium merupakan kotoran pertama yang dikeluarkan oleh bayi yang baru lahir, berupa kotoran yang lengket, kental, dan berwarna hijau tua.
Mekonium adalah sisa-sisa metabolisme selama bayi dalam kandungan yang perlu dikeluarkan oleh si Kecil setelah dilahirkan.
Kolostrum memberikan efek laksatif sehingga dapat membantu bayi mengeluarkan kotoran tersebut.
4. Mencegah Bayi Kuning
Bayi kuning merupakan kondisi yang dapat terjadi pada 2-3 hari pertama kelahiran bayi.
Kondisi ini ditandai dengan menguningnya kulit dan bagian putih mata.
Penyebabnya penyakit kuning pada bayi yakni peningkatkan kadar bilirubin dalam darah akibat fungsi organ hati bayi belum optimal dalam menyaring racun.
Minum kolostrum dapat membantu bayi terhindar penyakit kuning dengan cara menyingkirkan zat-zat racun dalam tubuh.
5. Mendukung Adaptasi Bayi Dengan Dunia Luar
Menghadapi dunia yang baru tentunya membutuhkan banyak penyesuaian bagi tubuh bayi yang baru lahir.
Manfaat kolostrum dapat membantu si Kecil dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar kandungan.
Caranya dengan mengatur suhu tubuh, gula darah, metabolisme, serta fungsi paru-paru dan pembuluh darah.
Dengan begitu, tubuh bayi siap menjalani kehidupan di dunia yang baru.
6. Mendukung Perawatan Bayi Prematur
Bayi yang lahir secara prematur membutuhkan perawatan ekstra daripada bayi yang lahir cukup bulan.
Apalagi, bayi prematur biasanya memiliki berat badan lahir yang lebih rendah dari pada seharusnya.
Pemberian kolostrum juga dapat mendorong pertumbuhan yang sehat pada bayi prematur.
7. Mendukung Pertumbuhan Organ-Organ Penting Bayi
Kandungan nutrisi yang banyak pada zat ini sangat penting dalam menyempurnakan fungsi organ-organ vital bayi.
Contohnya kandungan protein tinggi di dalam kolostrum yang membantu penyusunan sel-sel sehingga organ-organ seperti jantung dan mata bisa berkembang dengan baik.
Selain itu, cairan tersebut juga mengandung asam amino yang mendukung perkembangan otak dan sistem saraf bayi.
Dengan begitu, ia bisa melalui tahap-tahap tumbuh kembang yang ideal.***