2. Kontrol Lemak, Garam, dan Gula
Saat makan di tempat yang dikunjungi, pilihlah makanan yang dipanggang daripada digoreng dan lakukan hal yang sama di rumah. Jadikan air putih sebagai minuman pilihan, bukan soda atau minuman manis.
Saat memasak di rumah, kurangi jumlah garam yang ditambahkan ke makanan dan gunakan bumbu dan rempah sebagai gantinya untuk menambah rasa seperti kunyit, lada hitam, bawang putih dan bawang merah.
3. Siapkan Cemilan Sehat
Ajari anak perbedaan antara makanan ringan yang sehat dan tidak. Berikan pengertian kepada anak-anak bahwa cemilan yang kurang sehat tersebut tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, apalagi untuk makanan yang tidak sehat seperti makanan dengan pemanis buatan yang seharusnya dihindari oleh anak-anak.
Simpan potongan buah seperti apel, pir, atau irisan jeruk dan berbagai jenis buah lainnya di lemari es. Sebisa mungkin meminimalisir menyetok snack yang tidak sehat di kulkas agar anak menjadi terbiasa memakan makanan sehat.
Dengan mempersiapkan stok makanan sehat dapat membantu mengurangi makanan yang kurang sehat, apalagi saat bertamu kerumah saudara perlu kontrol makanan.
4. Hindari “Lapar Mata”
Persediaan makanan pasti sangat meluap saat lebaran. Mulai dari cemilan hingga makanan berat tersaji di depan mata. Nah, pada saat itu sebaiknya jangan lapar mata untuk melahap semua makanan yang disajikan. Pilih beberapa makanan yang kiranya menjadi makanan favorit saat lebaran.
Bunda bisa menikmati makanan dengan porsi yang kecil-kecil atau sedikit. Jangan makan satu jenis makanan dalam jumlah yang banyak. Karena, nantinya akan bertemu dengan beberapa jenis makanan lain, yang mana mungkin juga ingin dinikmati.
Selain itu, tubuh baru saja menjalani puasa selama 30 hari, kemungkinan tubuh baru mulai terbiasa dengan pola makan yang sedikit. Khawatirnya, jika makan berlebihan dan tidak memikirkan porsi makan maka lambung akan kaget bahkan yang paling buruk bisa terkena maag saat sedang bersilahturahim di hari raya.
5. Luangkan Waktu untuk Berolahraga
Menjaga kondisi badan agar tetap fit sangatlah penting. Meskipun di tengah kesibukan di momen lebaran, usahakan tetap konsisten berolahraga meskipun dalam durasi yang singkat.
Ayah dan Bunda bisa mengajak si Kecil berjalan minimal 30 menit sehari. Ayah dan Bunda bisa memanfaatkan momentum lebaran dengan berjalan kaki saat berkeliling untuk mengunjungi kerabat dekat.
Ini merupakan hal ringan untuk dilakukan namun sangat bermanfaat bagi kebugaran tubuh selama lebaran. Hal ini juga menjauhkan kita dari berbagai macam masalah kesehatan karena telah mengonsumsi hidangan lebaran yang tinggi lemak, karbohidrat dan juga gula.
6. Tidur Yang Cukup
Ternyata kurang tidur dapat menjadi penyebab kenaikan berat badan saat lebaran. Hal ini karena orang yang kurang tidur cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dan juga aktivitas fisik berkurang karena mengantuk di waktu-waktu produktif. Sehingga penting untuk tetap mendapatkan tidur yang cukup selama lebaran.
Kurang tidur juga dapat menyebabkan stres, yang kemudian juga mengakibatkan berat badan naik. Sebaiknya lakukan hal menyenangkan untuk menghindari stres saat lebaran. Masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres, satu di antaranya yang cukup efektif yaitu berolahraga.