2. Istirahat Yang Cukup
Kurangi aktivitas yang berat, agar tetap bisa mempertahankan energi tubuh. Pastikan juga istirahat dengan cukup untuk menjaga tubuh tetap fit. Hindari begadang sebelum berangkat dan tidur yang cukup agar kondisi tubuh tetap bugar.
3. Perhatikan Cuaca Saat Berangkat
Jika dapat dihindari, maka hindarilah melakukan perjalanan saat cuaca yang terik. Hindari perjalanan saat suhu udara masih panas. Karena, jika bepergian pada saat terik, membuat mudah lelah dan menguras energi. Pilih waktu yang lebih sejuk untuk berangkat mudik, seperti dini hari atau malam hari.
Jika ingin tidak terlalu lelah dan tetap segar selama perjalanan, ada baiknya mencoba untuk memulai perjalanan pada malam hari. Selain tidak terpapar sinar matahari yang bisa membuat cepat kekurangan cairan, tenaga yang dimiliki masih banyak karena baru saja berbuka puasa.

4. Bawa Stok Makanan
Saat akan berangkat jangan lupa membawa bekal untuk buka puasa dan sahur, karena dalam perjalanan tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Bekal yang dibawa tidak terlepas dari karbohidrat dan protein yang cukup.
Makanan yang bisa diykonsumsi saat sahur dengan menyediakan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti, kentang, oatmeal dan gandum. Dan karbohidrat sederhana seperti kue, cokelat, jus buah untuk berbuka. Tapi pastikan juga mengonsumsi makanan lain yang mengandung protein, serat, lemak dan lain sebagainya.
5. Perhatikan Barang Bawaan
Kadang saat mudik ada hal penting yang perlu diperhatikan yaitu barang bawaan agar tidak tercecer. Begitu juga dalam mempersiapkan bawaan sudah dari jauh hari agar tidak kelelahan sebelum berangkat.
6. Bawa Stok P3K
Ayah Bunda tidak bisa menerka semua kondisi yang akan terjadi dalam perjalanan. Penting bagi Ayah dan Bunda selalu membawa stok obat-obatan yang kiranya dibutuhkan saat di perjalanan. Lengkapi isi P3K dengan berbagai obat-obat dasar seperti obat penurun panas, obat anti mabuk, obat maag, minyak kayu putih, minyak telon dan sebagainya.