HALLOBUNDA.CO – Menjelang hari pertama sekolah, Bunda mungkin bertanya: “Apakah anak sudah siap?” Jawabannya tidak hanya terlihat dari kemampuan membaca, menulis, atau berhitung. Kesiapan sekolah anak juga berkaitan dengan cara anak berkomunikasi, menghadapi perubahan, dan menjalani kegiatan bersama orang lain. Setiap anak memiliki tempo perkembangan berbeda, sehingga persiapan terbaik bukan mengejar satu daftar kemampuan secara kaku.
Apa yang dimaksud dengan kesiapan sekolah?
Menurut CDC, kesiapan sekolah adalah gabungan kemampuan perkembangan dan dukungan lingkungan yang membantu anak mengikuti pengalaman belajar. Sekolah pun berperan menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan anak. Karena itu, kemampuan berikut sebaiknya dipandang sebagai area latihan, bukan tes lulus atau gagal.
1. Memahami instruksi sederhana
Coba ajak anak menjalankan dua langkah ringan, seperti “ambil botol minum, lalu taruh di tas”. Mulailah dari instruksi satu langkah bila anak masih kesulitan. Gunakan kalimat singkat dan beri waktu untuk merespons.
2. Menyampaikan kebutuhan dengan cara yang dipahami
Anak tidak harus selalu berbicara panjang. Yang penting, ia punya cara untuk menyampaikan lapar, ingin ke toilet, merasa tidak nyaman, atau meminta bantuan. Latih lewat percakapan dan bermain peran, tanpa memaksa anak berbicara di depan banyak orang.
3. Mengelola emosi saat berpisah atau menunggu
Rasa cemas pada awal sekolah cukup umum. Bunda bisa membuat ritual perpisahan singkat, memvalidasi perasaan anak, dan mencoba kunjungan pengenalan sekolah jika tersedia. Hindari menjanjikan bahwa anak tidak akan sedih sama sekali.

Subscribe to my channel