Kata Pertama Adalah Awal Percakapan
Tidak ada satu aktivitas ajaib yang langsung membuat kosakata melonjak. Bahasa tumbuh dari ribuan momen kecil: saat Bunda menjawab ocehan, memberi nama pada benda yang dilihat anak, menunggu respons, membaca buku yang sama berulang kali, dan menunjukkan bahwa setiap upaya komunikasi berarti. Fokuskan stimulasi pada hubungan yang hangat dan dua arah. Ketika anak merasa didengar, ia memperoleh alasan yang kuat untuk terus berkomunikasi dan mencoba kata-kata baru.
Bunda dapat melanjutkan stimulasi bahasa melalui artikel “Membaca Buku Interaktif: 7 Cara Sederhana Merangsang Bicara dan Bahasa Anak” serta “Latihan Meniru Bunyi: 7 Permainan Sederhana untuk Merangsang Bicara Anak”. Pilih satu aktivitas yang sesuai minat si Kecil dan lakukan dalam suasana santai.
FAQ (People Also Ask)
Kapan bayi biasanya mengucapkan kata pertama?
Banyak anak mulai menggunakan kata bermakna sekitar akhir tahun pertama hingga pertengahan tahun kedua. CDC mencantumkan panggilan khusus untuk orang tua sebagai milestone usia 1 tahun dan upaya mengucapkan satu atau dua kata lain pada usia 15 bulan.
Apa yang termasuk kata pertama anak?
Ucapan dapat dianggap sebagai kata bila digunakan secara konsisten untuk makna tertentu. Pelafalannya belum harus sempurna; misalnya “num” yang selalu digunakan untuk meminta minum.
Berapa kata yang seharusnya dimiliki anak usia 18 bulan?
CDC menggunakan milestone mencoba mengucapkan tiga kata atau lebih selain “mama” atau “dada” pada usia 18 bulan. Jumlah kata dapat bervariasi, sehingga pemahaman, gestur, interaksi, dan kemajuan keseluruhan juga perlu diamati.
Bagaimana cara menambah kosakata anak dengan cepat?
Tidak ada cara instan. Kosakata tumbuh melalui interaksi dua arah yang konsisten: mengikuti perhatian anak, memberi nama benda dan tindakan, mengulang kata dalam konteks berbeda, membaca interaktif, bernyanyi, bermain, serta memberi waktu anak merespons.
Kapan orang tua perlu membawa anak ke terapis wicara?
Bicarakan dengan dokter atau profesional bila anak tidak menunjukkan kemajuan, sulit memahami bahasa sederhana, tidak menggunakan gestur, tidak merespons suara atau nama, atau kehilangan kemampuan yang pernah dimiliki. Pemeriksaan pendengaran juga dapat diperlukan.