Termasuk dengan mengajarkan si Kecil untuk tidak mudah menyerah pada keadaan hingga mengakhiri hidupnya.
Berikut beberapa cara pencegahan, di antaranya:
1. Usahakan Untuk Selalu Ada di Sisinya
Berusaha untuk selalu ada di sisi anak saat senang maupun dalam keadaan terpuruk, hal tersebut sangat berpengaruh bagi psikologisnya.
Anak akan lebih merasa aman dan nyaman lantaran ada yang menemaninya, saat sang buah hati mengalami masalah, ada baiknya untuk memberikan perhatian dengan menawarkan bantuan.
Tentu saja, hal tersebut hanya bisa dilakukan jika orang tua memiliki bonding yang kuat dengan anak. Tanpa adanya bonding maka anak pun akan merasa segan untuk mengutarakan isi hatinya.
Setelah Bunda dan Ayah melakukan hal tersebut, sang buah hati akan merasa dianggap dan tidak akan merasa sendirian.
2. Memberikan Pemahaman Bahwa Bunuh Diri Bukan Jalan Keluar
Saat sang buah hati benar-benar sudah menyerah dan memilih untuk menyerah, ada baiknya Bunda cepat untuk mencegahnya.
Bunda dan Ayah harus memberikan pemahaman bahwa menyerah, melarikan diri, hingga bunuh diri bukanlah sebuah jalan keluar.
Orang tua juga dapat mengajak si Kecil untuk berdiskusi dan mencari tahu penyebabnya.
Jangan pernah untuk sekali-kali memarahi atau menyalahkannya, hal tersebutlah yang membuat sang buah hati lebih terpuruk.
3. Kenali Tanda-tandanya Sebelum Terlambat
Ada kalanya sang buah hati mengalami depresi atau memiliki permasalahan yang mempengaruhi perilakunya.
Setiap perilaku yang berubah ini dapat menjadi tanda-tanda si Kecil ingin melakukan hal negatif.
Maka dari itu, Bunda dan ayah harus selalu menjaga dan memantau setiap perilakunya sebelum terlambat.***