Tanda-tanda anak menjadi korban bullying

Dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs Family Lives, bullying tidak selalu berdampak pada fisik berupa luka atau memar. Korban bullying juga sangat mungkin mengalami perubahan perilaku yang ekstrem.
Berikut beberapa tanda anak menjadi korban bullying yang harus Bunda waspadai:
1. Perubahan di Sekolah
Jika anak menjadi korban bullying baik di sekolah maupun lingkungan rumah, bukan tidak mungkin mereka akan mengalami perubahan perilaku.
Berikut tanda yang mungkin terlihat saat seorang siswa menjadi korban bullying di sekolah:
- Menjadi agresif
- Senang berkelahi
- Menolak untuk berbicara tentang apa yang salah
- Memiliki memar, luka, goresan yang tidak dapat dijelaskan, terutama yang muncul setelah istirahat atau makan siang
- Barang atau pakaian mereka hilang atau dirusak
- Memiliki nilai sekolah yang jatuh
- Sering menyendiri atau dikucilkan dari kelompok pertemanan di sekolah
- Menunjukkan perubahan dalam kemampuan atau kemauan mereka untuk berbicara di kelas
- Tampak tidak aman atau ketakutan
- Menjadi target yang sering ditiru, atau diejek
Jika mereka menjadi korban bullying di sekolah, mungkin mereka juga akan menunjukkan tanda keengganan untuk pergi sekolah di pagi hari.
2. Sering Sakit Kepala dan Sakit Perut
Sakit kepala dan sakit perut adalah manifestasi fisik umum dari stres dan kecemasan yang terkait dengan tanda-tanda bullying.
Kondisi ini juga bisa menjadi penyakit yang mudah dipalsukan sebagai alasan untuk tidak masuk sekolah dan kegiatan sosial lainnya
Jika anak Bunda sering mengeluhkan gejala-gejala ini, bicarakan dengan mereka tentang hal itu.
3. Mendapat Ganguan Tidur
Jika seorang anak gugup atau cemas tentang apa yang mungkin terjadi keesokan harinya di sekolah atau di tempat lain, dia dapat mengalami kesulitan untuk tidur, gelisah, hingga mimpi buruk.
Apabila anak Bunda tampak lebih lelah saat sarapan atau terlihat lebih lelah dari biasanya, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka mengalami kesulitan tidur di malam hari.
Tanda lain seperti ketidakmampuan untuk fokus atau menjaga kebersihan, juga dapat mengindikasikan masalah mulai dari masalah tidur hingga perundungan dan depresi.