3 Cara Mengatasi Stres saat Menyusui
Stres pada busui tidak hanya mengganggu aktivitas memberikan ASI, namun juga dapat berdampak pada bayinya.
Bayi dapat mudah menangkap isyarat emosional dari orang sekitarnya, oleh karena itu jika Bunda mengalami stres ketika memberikan ASI, maka si Kecil juga akan mengalami stres.
Namun tidak perlu panik, hal terpenting yang perlu Bunda lakukan sekarang adalah fokus merawat diri sendiri agar stres yang dialami Bunda tidak mengganggu, dengan cara:
1. Mencari Tahu Pemicu Stres
Hal pertama yang Bunda perlu lakukan adalah mencari tahu pemicu dan penyebab stresnya.
Stres memiliki faktor dan dampak yang berbeda pada setiap ibu, dan dengan mengetahui pemicunya, Bunda akan tahu apa yang harus dihentikan untuk melawan stres.
2. Meminta Bantuan dari Orang Terdekat
Tak sedikit Ayah yang berpikir bahwa merawat dan membesarkan bayi adalah tugas ibu saja.
Padahal keterlibatan seorang Ayah yang suportif adalah hal yang penting dalam tumbuh kembang si kecil.
Memberikan ASI bukan hanya tanggung jawab dari ibu saja, Ayah juga turut serta dalam mensukseskannya.
3. Lakukan Skin-to-Skin Bersama si Kecil
Oksitosin sering disebut sebagai hormon cinta lantaran berkaitan dengan perasaan kasih sayang dan keterikatan antara manusia.
Sehingga jika dirangsang melalui aliran ASI saat menyusui, oksitosin dapat membantu memberikan efek menenangkan bagi Bunda.
Namun jika stres yang dialami Bunda disebabkan oleh kendala untuk menyusui, bisa juga dengan merangsang oksitosin melalui skin-to-skin atau kontak kulit bersama si Kecil.***