Bagaimana Cara Menggunakan Growth Chart?

-
Timbang dan ukur secara konsisten: idealnya saat kontrol rutin.
-
Catat umur dan parameter pada grafik sesuai jenis kelamin (grafik anak laki-laki dan perempuan berbeda).
-
Amati tren pertumbuhan si kecil:
-
Jika tumbuh mengikuti kurva persentil yang sama: ✔ Normal.
-
Jika naik atau turun drastis melintasi lebih dari dua kurva: ⚠ Waspadai, konsultasi dokter perlu dilakukan.
-
Apa yang Dicari Dokter & Bunda?
-
Stunting (panjang/tinggi < 2 persentil): perlambatan tinggi badan.
-
Underweight (berat badan < 2 persentil): bisa jadi indikasi kurang gizi.
-
Risiko obesitas (BMI > 85–97 persentil): memerlukan evaluasi gizi dan aktivitas.
-
Deviation: jika kurva anak berubah drastis meski tetap di kisaran, bisa terkait gangguan hormon, penyakit kronis, maupun genetik.
Apa yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah?
-
Catat pertumbuhan tiap 1–3 bulan (usia balita).
-
Sediakan makanan bergizi seimbang dan aktifitas fisik sesuai usia.
-
Ubah pola makan atau kebiasaan jika grafik bergerak turun.
-
Konsultasi ke dokter anak bila pola pertumbuhan tidak stabil atau naik-turun tajam dalam beberapa kontrol.