Ketahui Ini Yuk Bunda! Penyebab BAB Berdarah saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Ketahui Ini Yuk Bunda! Penyebab BAB Berdarah saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab BAB Berdarah saat Hamil

Menurut ulasan penelitian tahun 2020, mengalami bab berdarah saat hamil adalah hal biasa. Sering kali, penyebabnya adalah kondisi yang tidak serius seperti wasir dan fisura ani.

Jarang sekali, tinja berdarah saat hamil disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti penyakit radang usus. Dalam kasus yang jarang terjadi, tinja berdarah mungkin disebabkan oleh kanker.

Meskipun fisura ani dan wasir adalah penyebab paling umum dari tinja berdarah selama kehamilan, penyebab lainnya mungkin termasuk virus lambung atau infeksi bakteri yang menyebabkan diare.

Darah pada tinja saat hamil juga bisa disebabkan oleh penyakit radang usus (kolitis ulserativa atau penyakit Crohn), yang bisa memburuk selama kehamilan atau muncul pertama kali.

Baca Juga  RUU KIA Telah Disahkan, Working Mom Berhak Dapatkan Cuti Melahirkan Sampai 6 Bulan

Dalam kasus yang jarang terjadi, darah pada tinja selama kehamilan mungkin disebabkan oleh penyakit ganas, seperti kanker kolorektal.

Kejadian seperti ini jarang terjadi; hanya sekitar 1 dari 1.000 ibu hamil yang didiagnosis menderita kanker.

Cara Mengatasi BAB Berdarah saat Hamil

Cara Mengatasi BAB Berdarah saat Hamil

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebagai cara untuk mengatasi BAB berdarah saat hamil. Bunda bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Perbanyak minum air putih,
  • Perbanyak makan serat,
  • Hindari mengejan terlalu kuat,
  • Lakukan kompres dingin pada area perut,
  • Tidur dengan posisi miring,
  • Hindari membersihkan kelamin dari arah belakang ke depan,
  • Konsultasi dengan dokter.

Mengobati penyebab umum bab berdarah selama kehamilan berarti mengobati kondisi yang paling mungkin menyebabkannya: sembelit. Setelah sembelit diatasi, kemungkinan terjadinya fisura ani dan wasir akan berkurang.

Baca Juga  Bunda Pernah Mengalami Kontraksi Palsu Saat Hamil? Ini Artinya!

Bunda sebaiknya berupaya menyembuhkan dan mengobati fisura anus dan wasir itu sendiri juga.

Sembelit selama kehamilan dapat diobati dengan:

  • Meningkatkan serat dalam makanan dan minum cairan ekstra,
  • Menambahkan lebih banyak olahraga dan gerakan ke dalam hari Bunda,
  • Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung probioti,
  • Dengan persetujuan dokter, Bunda bisa mengonsumsi pelunak feses atau obat pencahar.

Bunda juga dapat mendiskusikan pilihan untuk mencoba vitamin prenatal tambahan dengan dokter atau ahli kesehatan lainnya.

Terutama jika Bunda mengonsumsi vitamin yang mengandung zat besi, yang dapat menyebabkan sembelit.

Beberapa cara umum untuk mengatasi fisura anus selama kehamilan antara lain:

  • Mandi air hangat singkat
  • Mengonsumsi obat analgesik topikal dengan persetujuan dokter atau bidan
Baca Juga  Sudah Minum Pil KB Tapi Masih Kebobolan? Ternyata Ini Loh 5 Penyebabnya!

Perawatan wasir selama kehamilan mirip dengan perawatan fisura anus, yaitu:

  • Mandi sitz, yaitu dengan merendam bokong di ember atau bathtub,
  • Mandi garam epsom,
  • Menggunakan krim dan supositoria wasir,
  • Menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengejan di toilet,
  • Hindari sering duduk, atau menggunakan bantal wasir untuk kenyamanan.

TAGGED: ,
Share this Article
Reading: Ketahui Ini Yuk Bunda! Penyebab BAB Berdarah saat Hamil dan Cara Mengatasinya